Barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumaw, Kamis (1/9).
FOR RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA) – Kejaksaaan Negeri Lhokseumawe melakukan pemusnahan barang bukti berupa senjata api rakitan dan senjata tajam, Kamis (1/9), di Halaman kantor Kejari setempat. Pemusnahan dilakukan dengan cara memotong, dilakukan sesuai dengan keputusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Kepala Kejasaksaan Negeri Lhokseumawe Mukhlis, SH melalui Kepala Seksi Pidana Umum Isnawati, SH menjelaskan, pemusnahan barang bukti senjata api rakitan dan senjata tajam berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sejak tahun 2015 sampai dengan 2016.

Adapun jumlah senjata api (senpi) dimusnahkan sebanyak 6 pucuk dan senjata tajam (sajam) sebanyak 6 bilah, telah mempunyai kekuatan hukum tetap dari tahun 2015 hingga 2016. Pemusnahan barang bukti dilakukan menggunakan gerinda pemotong besi berasal dari 10 terdakwa yang juga telah mendapat kekuatan hukum tetap.

Pemusnahan barang bukti tersebut dihadiri Dandim 0103/Aceh Utara yang diwakili Pasi Intel, Lettu Inf Lisker L Malau, Kapolres Lhokseumawe diwakili KBO Satreskim, Ipda J Situmorang serta Mukhtari, SH, MH mewakili Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, 1 pucuk senjata api laras panjang jenis AK bersama 1 buah magazen 47 butir amunisi, 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis Revolver bersama 1 buah magazen dan 6 butir amunisi kaliber 9 mm, 1 pucuk senjata api airsoft gun jenis FN, 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang berbentuk tabung bersama 1 buah amunisi, 2 pucuk senjata api rakitan laras pendek bersama 1 butir amunisi, serta 5 bilah senjata tajam jenis pisau dan parang. (agt/msi)