Curi Ikan di Selat Malaka Kapal Malaysia Ditangkap

Petugas menjaga anak buah kapal KM PKFB 939 berbedera Malaysia yang diduga melakukan pencurian ikan di perairan Selat Malaka 4 mil wilayah Indonesia oleh KP Perkakak 3017 Mabes Polri bersama satpol Air Polres Langsa, Ahad (4/9). RAY ISKANDAR/RAKYAT ACEH

 

LANGSA (RA) – Diduga melakukan illegal fishing (pencurian ikan), satu unit kapal ikan KM PKFB 939 berbendera Malaysia berhasil ditangkap KP Perkakak 3017 Mabes Polri bersama Satpol Air Polres Langsa, saat sedang berlayar di perairan Selat Malaka 4 mil wilayah Indonesia, Ahad (4/9).

Informasi yang diterima Rakyat Aceh menyebutkan, kapal ikan KM PKFB 939 Malaysia ini ditangkap saat sedang menuju perairan Indonesia pada posisi koordinat 04.46.400 U – 98.45.200 T atau 4 mil masuk dalam wilayah Indonesia, sekira pukul 02.00 WIB dini hari Ahad (4/9).

Penangkapan kapal ikan Malaysia tersebut diduga karena tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) untuk melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI). Sehingga patut diduga melanggar pasal 93 ayat (2) UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Selain menangkap kapal ikan Malaysia tersebut, menurut sumber petugas juga berhasil mengamankan, satu orang nahkoda kapal atas nama, Samad Rueangder dan 4 orang ABK yang merupakan warga Negara Thailand, serta mengamankan ikan campur seberat lebih kurang 1,5 ton. (dai/mai)