Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 6 Sep 2016 09:50 WIB ·

Boat Nelayan Dihantam Ombak, Dua Selamat Satu Hilang


 Boat Nelayan Dihantam Ombak, Dua Selamat Satu Hilang Perbesar

RAKYAT ACEH 
ilustrasi

 

Calang (RA) – Ombak setinggi 500 meter menghantam boat nelayan di bibir pantai Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Akibatnya, seorang nelayan hingga kemarin sore masih hilang. Sementara itu, dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, Senin (5/9).

Boat nelayan yang mengalami kerusakan berat terdampar di Desa Kuta Tuha, Kecamatan Panga. Hingga kemarin, gelombang tinggi masih terjadi di pesisir Aceh Jaya. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar, hingga berdatangan ke lokasi mencari tahu penyebab kejadian.

Irwan (34), warga Tuwi Kareng, Kecamatan Panga, salah seorang nelayan yang berhasil menyelamatkan diri pada Rakyat Aceh menjelaskan, “sebelumnya telah beberapa kali mencoba menerobos gelombang tersebut namun gagal, tepat pukul 6.00 WIB setelah shalat subuh kita berangkat dan berhasil menerobos ada beberap gelombang yang memang tidak begitu bahaya.”

Namun diluar prediksi, mendadak ombak susulan menghantam boat. “Walaupun mencoba mengelak namun musibah ini terjadi tidak dapat kami elakkan dan mengakibatkan boat kami rusak parah,” kata Irwan.

Saat benturan keras akibat gelombang tersebut. “Saya tersadar bahwa telah berada di pasir yang ada di dasar laut, secara terpisah saya mencoba berenang untuk menyelamatkan diri.”
Ia mengaku melihat Arafat (48) warga Babah Cepan, terus mencoba berenang untuk menyelamat diri. Sementara Muliya (22) warga Kuta Tuha, belum ditemukan.

“Saat saya mencoba berenang merasakan seperti kehabisan nafas diakibatkan banyaknya terminum air laut,” sebutnya. “Saya Berfikir bahwa memang saya udah tidak ada lagi, dikarenakan sempat pingsan sesampai di bibir pantai.”

Sementara Kasi Kedaruratan BPBK Aceh Jaya, Rimbawan Putra Kepada Rakyat Aceh menjelaskan pihaknya telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Selain itu, tim Basarnas dari Meulaboh juga telah tiba di lokasi untuk melakukan pencarian korban.

Irwan, saat ini sedang dirawat RSUD Teuku Umar, Calang. Sementara Arafat dirawat di Puskesmas Panga. “Semoga kita segera menemukan korban hilang tersebut kondisi saat ini memang sangat berbahaya, namun kita sedang berusaha semaksimal mungkin,” kata Rimbawan. (mag-67/mai)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA