Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 6 Sep 2016 07:13 WIB ·

Mantan Geuchik Ditemukan Tewas


 Mantan Geuchik Ditemukan Tewas Perbesar

Polisi melakukan identifikasi kasus ditemukannya jenazah Mantan Geuchik Leung Gayo, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Foto IST

 

MEULABOH (RA) – Mantan Geuchik Leung Gayo, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, ditemukan tewas dalam Avanza Veloz warna hitam yang terparkir di ruas jalan, tepatnya di persimpangan SMK Gampong Cot Darat, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Senin (5/9) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, keberadaan mobil bernomor polisi BL 827 W itu sempat menimbulkan kecurigaan warga yang melintas. Sebab tidak terlihat adanya aktivitas, selain suara musik yang terdengar dari dalam mobil.

Dari luar terlihat jelas seorang pria berada di dalam kendaraan tersebut, namun tidak ada pergerakan. Warga kemudian melaporkan hal itu ke Polsek setempat.

Saat pintu dibuka, barulah diketahui pria tersebut sudah meninggal. Belakangan identitasnya juga terungkap, ia Geuchik Desa Lueng Gayo, bernama Zainal Abidin (50), berprofesi sebagai kontraktor. Polisi segera melarikan jenazah ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk visum.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK membenarkan peristiwa itu. Ia telah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP). “TKP dan kendaraan tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas demi memperoleh petunjuk awal untuk menguak penyebab tewasnya Zainal Abidin,” kata Kapolres.

Teguh tidak mau berasumsi terkait kematian Zainal Abidin, apakah berkaitan dengan suasana perpolitikan atau dugaan lainnya. Menurutnya, kepastian akan penyebabnya baru akan disimpulkan berdasarkan kepastian dan hasil olah TKP yang didukung bukti dan saksi. “Kita tunggu hasil visum dokter, olah TKP, dan keterangan saksi-saksi,” jawabnya.

Kepala Pelayanan Medis RSUD Cut Nyak Dhien, Meulaboh, dr. Eman Surbakti menuturkan, hasil outopsi sementara, ditemukan bekas jeratan di leher dan sejumlah luka memar di bagian pipi hingga mengeluarkan darah di bagian mulut. “Perkiraan kami korban meninggal sekitar delapan jam sebelum tiba di rumah sakit,” jawabnya.

Pulang-Pergi

Geuchik Lung Gayo, Teunom, Safiatuddin Kepada Rakyat Aceh, Senin siang membenarkan informasi ditemukannya mantan geuchik mereka yang sudah menjadi mayat di Sama Tiga, Meulaboh, Aceh Barat.

“Benar, almarhum pernah menjabat sebagai geuchik di desa kami periode 2009-2013. Kita sempat kaget mengetahui kabar ini,” katanya.

Menurut Safiatuddin, belakangan ini, almarhum memang sering pulang-pergi Calang-Woyla, dan jarang berada di desa mereka. “Beliau memang sering pulang ke rumah istrinya di Desa Lhok Male, Woyla Barat, Aceh Barat,” katanya.

Safiatuddin menambahkan, sebagai mantan geuchik, korban dikenal sangat peduli dengan desa dan warganya. “Kami atas nama masyarakat dan keluarga almarhum berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini,” katanya. (den/mag-67/ara/mai)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dinsos Aceh Bahas Usulan Pahlawan Nasional Sultan Alaidin Mahmudsyah dan Tgk Chik Pante Geulima Bersama Ahli Waris

27 February 2024 - 11:06 WIB

Yayasan Baiturrahman Peduli Umat, Lantik Kepala Baru MTsS Darussyariah Masjid Raya Baiturrahman

27 February 2024 - 08:57 WIB

Jelang Ramadhan, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 8 Lokasi

27 February 2024 - 07:31 WIB

Pemkab Aceh Besar Gelar FKP RKPD Tahun 2025

27 February 2024 - 07:27 WIB

Pj Bupati Muhammad Iswanto Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni Kolaborasi Islamic Relief dan Baitul Mal Aceh Besar

27 February 2024 - 07:23 WIB

Raup Suara Terbanyak, PKS Kunci Kursi Ketua DPRK Banda Aceh

26 February 2024 - 16:59 WIB

Trending di UTAMA