Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 9 Sep 2016 07:27 WIB ·

Bilal Masjid Kena Peluru Nyasar


 Bilal Masjid Kena Peluru Nyasar Perbesar

Korban Peluru Nyasar Suwardi Arani (50) Warga Kuta Tuha kecamatan Panga sedang mendapatkan perawatan di RSUD Teuku Umar Calang, Kamis (8/9). Rakyat Aceh /Hendra Sayeng

 

Calang (RA) – Malang nian nasib Suwardi Arani (50), bilal Masjid Kuta Tuha, Kecamatan Panga, Aceh Jaya. Hendak membajak sawah, malah terkena peluru nyasar. Peristiwa tersebut terjadi persis di belakang kantor Koramil setempat, Kamis (8/9).

Saat itu, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka narkoba yang sedang melakukan transaksi. Kapolres Aceh Jaya AKBP Riza Yulianto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, anggota Polres Aceh Jaya sedang melakukan penyamaran, lantas, terlibat kejar-kejaran dengan tersangka sekitar pukul 11.30 WIB.

“Sempat melakukan kejar-kerjaran dengan tersangka sehingga pihak satuan narkoba mengeluarkan tembakan peringatan terhadap salah seorang tersangka karena melarikan diri,” jelasnya. Saat itulah petugas melakukan tembakan peringatan.

Tembakan peringatan ke udara tepat di simpang pertigaan sebanyak tiga kali. Namun saat melakukan penembakan yang ke empat, sudah ditujukan ke arah tersangka. Anggota dari satuan narkoba tidak mengetahui ada warga terkena peluru nyasar di lokasi kejadian.

“Pihak Polsek mengetahui ada suara tembakan, selain itu juga ada laporan warga yang terkena peluru.

Menurut Riza, kemungkinan besar terjadi rekolset dari salah satu peluru. Sementara korban sedang berada di atas bentor (becak) dengan salah seorang temannya yang hendak membajak sawit.

Ia juga mengakui, medan pengejaran tersangka terbilang sulit akibat rapatnya posisi pohon sawit. Riza menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan internal dan eksternal terhadap lima orang anggota satuan narkoba. Hal tersebut disebabkan, salah seorang dari satuan narkoba melakukan penembakan ke arah tersangka hingga empat kali.

Dalam peristiwa tersebut, tersangka berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi. Ia memastikan, pihaknya akan fokus pada pengobatan korban.

Anak korban, Nazarrullah (31) mengatakan ayahnya selain menjadi bilal di Desa Kuta memilki kebun sawit di belakang kantor Koramil Panga. “Ayah bersama salah seorang sepupu saya hendak membajak sawit, ayah yang berada di lokasi kejadian tidak menyadari bahwa sebelah lambung kirinya telah ditembusi peluru nyasar,” jelasnya. “Beliau baru menyadari saat darah mulai mengalir.”

Hingga kemarin, korban masih mendapat perawatan rujukan di rumah sakit Harapan Bunda Banda Aceh. “Peluru yang mengenai perut korban kini telah berhasil di keluarkan pihak medis Rumah Sakit Umum Teuku Umar Calang. “Kita sangat berharap ayah kami segera diberi kesembuhan,” kata Nazar. (mag-67/mai)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA