Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LASKAR RENCONG · 20 Sep 2016 05:19 WIB ·

Miris, Karateka Aceh Sumbang untuk Jabar


 Miris, Karateka Aceh Sumbang untuk Jabar Perbesar

SUMBANG EMAS: Atlet asal Aceh yang memperkuat Jawa Barat di PON XIX 2016, Asmaul Husna (kiri) menyumbang satu medali emas cabor Karate untuk tuan rumah Jawa Barat, Senin (19/9).
ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

 

BANDUNG (RA)- Karateka putri kelahiran Aceh yang memperkuat Jawa Barat, Asmaul Husna meraih emas di nomor kumite kelas +68 kg. Asmaul Husna tampil meyakinkan dalam PON XIX Jabar 2016 di cabang olahraga karate yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9).

Asmaul Husna menjadi salah satu atlet unggulan Jawa Barat di PON. Pasalnya, atlet binaan PPLP Aceh ini juga meraih emas saat PON Riau 2012. Postur 173 cm membuat Husna tampil leluasa di tiap pertandingan.

Pada pertandingan pertama, Husna mengalahkan Roza, atlet Sulawesi Tengah dengan poin cukup telak 9-0. Selanjutnya, Husna juga berhasil menundukkan atlet Sumatra Selatan 4-0. Pembuktian Husna sebagai salah satu atlet terbaik terjadi pada babak final.

Berhadapan dengan atlet DKI Jakarta, Ade Ningsih, ketangguhan Husna dicoba. Dalam pertarungan yang cukup sengit itu, Husna akhirnya keluar sebagai yang terbaik dan mendapat medali emas dengan mencatatkan poin kemenangan tipis 3-2.

“Saya sangat bangga dengan diri saya sendiri, dan Alhamdulillah saya bisa memberi yang terbaik untuk Jawa Barat hari ini, karena Jawa Barat sangat maksimal memperhatikan atletnya,” kata Husna pada Rakyat Aceh.

Husna menyebut, selama persiapan di Jawa Barat, dirinya berlatih maksimal dan banyak ilmu dan strategi-strategi baru yang didapat dari pelatih. “Di sini pelatih-pelatih banyak yang didatangkan dari luar, dan kita berlatih serius. Aku pun saat tanding tadi ngejalanin aja instruksi-istruksi dari pelatih,” ujarnya.

Aceh Sisakan Dua Atlet

Sementara kontingen Aceh, di cabang olahraga karate hanya menyisakan dua atlet; Mona Ramozana -under 55 kg dan Faraninta Marsella under 61 kg. Keduanya baru akan bertanding hari ini di Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Jawa Barat.

Aceh di cabang olahraga karate menurunkan delapan Atlet. Diantaranya bertanding di kelas beregu kata dan kumite kelas +84 kg, -84 kg, -67 kg, -61 kg dan -55 kg. Hingga kemarin, tuan rumah Jawa Barat menjadi pemuncak klasemen medali dengan torehan 55 emas. Sementara Aceh baru meraih satu perunggu dan menempati peringkat 27. (rif)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Terpilih Aklamasi, Saifuddin Muhammad Kembali Pimpin Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 14:35 WIB

Ditunggu Skuadra Birueun

9 July 2024 - 10:33 WIB

Soal Larangan Transfer, Nazaruddin Dek Gam: Persiraja tidak Ada Masalah dengan FIFA

26 June 2024 - 15:08 WIB

Dimulai Besok, HIPMI Aceh Cup 2024 Perebutkan Hadiah Rp150 Juta

26 June 2024 - 12:45 WIB

Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara

21 June 2024 - 17:48 WIB

Kongres PSSI 2024, Persiraja Harapkan Peningkatan Kualitas Wasit

10 June 2024 - 20:17 WIB

Trending di LASKAR RENCONG