LANGSA (RA) – Ratusan warga relokasi di Gampong Timbang Langsa, Langsa Barat, yang selama ini tinggal di Jalan Rel Kereta Api, sangat membutuhkan adanya sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan transportasi masal untuk mengantar jemput anak sekolah, Rabu (12/10).

Sejak mereka dipindahkan ke Gampong Timbang Langsa atas relokasi dilakukan Pemko, membuat jarak sekolah anak-anak mereka menjadi jauh. Sehingga warga merasa kesulitan untuk mengantar jemput anaknya yang hendak pergi ke sekolah, terutama yang tidak memiliki kendaraan.

“Bagi warga yang mempunyai kendaraan sendiri, mereka bisa mengantar jemput anaknya untuk sekolah tiap hari tapi bagi kami yang tidak ada, maka sekolah anak terlantar dan tidak bisa sekokah lagi sampai sekarang,” sebut Marianti (38), kepada Rakyat Aceh kemarin.

Dijelaskannya, selain transportasi, hal paling penting juga untuk disediakan di lingkungan relokasi yaitu sarana MCK dan air. Ini menjadi kebutuhan utama warga yang tinggal, supaya lingkungan relokasi tidak menjadi kumuh atau tercemar dengan kondisi MCK liar.

“Seluruh masyarakat relokasi sangat mengharapkan adanya sarana MCK dilingkungan relokasi dan juga adanya sarana transportasi untuk kelangsungan pendidikan anak-anak mereka,” ujar Marianti. (dai/min)