18 Rumah di Subulussalam Hangus Terbakar

SUBULUSSALAM (RA) – Kepanikan kebakaran kembali melanda warga Kota Subulussalam. Si jago merah beraksi dan menghangsukan 18 unit rumah di Desa Subulussalam Timur Kecamatan Simpang Kiri, Kamis (13/10) sekira pukul 14.15 WIB.

Belasan unit rumah warga tersebut 15 diantaranya rata dengan tanah sementara tiga unit lainnya terkena imbas agar rumah warga lainnya tidak terkena amukan api.
Menurut keterangan saksi mata, Barat, rumahnya tak jauh dari kejadian menerangkan, api munculnya dari salah seorang rumah dan dia melihat kobaran api dari dapur sehingga langsung mendatangi namun api semakin membesar.

Bersama pemilik rumah bernama Rizal langsung meminta bantuan ke warga lain memadamkan api serta menelpon mobil pemadam kebakaran. Satu unit mobil di dalam rumah berhasil dikeluarkan. Menurut Barat, pemicu kebakaran tersebut diduga berasal arus pendek sehingga kobaran api semakin membesar dan melalap rumah warga lainnya.

“Saya melihat kumpulan asap diatas rumah Pak Rizal dan langsung mendekati rumah. pemilik rumah dan anak-anaknya saya lihat meminta tolong, lalu saya minta kunci mobil kepada pemilik untuk dikeluarkan dan Alhamdulillah mobil bisa diselamatkan “ terang Barat.

Kebanyakan pemilik rumah pada saat itu berada diluar dan berjualan di terminal serta pekan di Desa Danau Bungara Kecamatan Kuta Baharu, Aceh Singkil. Beberapa pemilik rumah baru tiba setelah rumah yang kebanyakan berkonstruksi kayu tersebut hangus.

Melihat rumahnya rata dengan tanah pemilik menangis histeris karena barang berharga tidak bisa diselamatkan “ kemana lagi kami tinggal, semua barang hangus terbakar “ ratap seorang nenek pemilik rumah yang waktu itu berjualan di pekan Aceh Singkil.

Sebelumnya kebakaran juga melanda puluhan rumah warga Desa Suka Maju Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam pada Senin (3/10). Sebanyak 42 unit rumah warga hangus.

Menurut Camat Sultan Daulat, Khairunnas Bako, pihaknya bersama BPBD baru resmi menutup posko bantuan terhadap korban kebakaran di Sultan Daulat dan kembali terjadi menimpa warga Kecamatan Simpang Kiri.
“ Baru kami ketuk palu pertanda posko ditutup lalu kembali mendapat kabar bahwa kebakaran kembali terjadi di Simpang Kiri “ kata Khairunnas yang turut meilhat kebakaran. (lim/min)