KMP Labuhan Haji Tabrak Dermaga

SIMEULUE (RA) – Akibat cuaca buruk, Kapal Feri KMP Labuhan Haji tabrak dermaga pelabuhan penyeberangan, Kuta Batu Kabupaten Simeulue. Saat insiden terjadi feri tanpa penumpang itu hendak bersandar. Walau tak ada korban jiwa, namun dermaga mengalami kerusakan serius.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Telekomunikasi Simeulue, Narmiadin membenarkan peristiwa tersebut. “Benar memang ada kapal feri tabrak pelabuhan, sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (15/10). Ada kerusakan serius, hingga jembatan dan dolphinnya lepas jatuh ke laut, dan beruntung pada saat itu KMP Labuhan Haji, tidak membawa penumpang,” jelasnya, Selasa (18/10).

Menurutnya, kapal feri KMP Labuhan Haji, sandar di pelabuhan lama Kota Sinabang, dan direncanakan berlayar Ahad (16/10). Untuk persiapan pelayaran, pindah sandar ke Pelabuhan Kuta Batu, sesaat setelah lepas sandar dan telah berlayar kapal feri KMP Teluk Sinabang.

Namun saat kapal feri KMP Labuhan Haji, Mualim I, Jimmi Karter tidak dapat mengendalikan kapal feri, disebabkan karena pengaruh faktor cuaca yang tidak mendukung, sehingga menabrak pelabuhan. Jimmi merupakan mualim yang sudah tiga tahun bertugas di jalur Simeulue-Sumatera.

Akibat rontoknya jembatan dan dolphin pelabuhan Kuta Batu tersebut, petugas menilai tidak aman untuk sandar dan bongkar muat kapal feri. Hal itu dijelaskan Aulia staf ASDP Simeulue.

“Sebenarnya tidak aman untuk sandar kapal feri, terutama petugas yang hendak memasang tali kapal feri pada bagian buritan, harus berenang untuk mencapai bekas tiang yang tidak roboh itu,” katanya. Dia berharap instansi terkait untuk segera membuat jembatan darurat penghubung. (ahi/mai)