Zaini Lantik Sembilan Pelaksana Tugas

Banda Aceh (RA) – Gubernur Aceh Zaini Abdullah, melantik sembilan pelaksana tugas walikota dan bupati. Seluruhnya ditunjuk untuk menjalankan roda pemerintahan gantikan walikota dan bupati definitif yang ikut Pilkada mendatang.

Menurut Zaini, pelantikan sesuai aturan setiap petahana harus cuti selama masa kampanye. Posisinya diganti sejak 28 Oktober hingga 11 Januari mendatang.
Ia menegaskan, tugas dan wewenang pelaksana tugas walikota dan bupati harus sesuai Permendagri nomor 74 tahun 2016. Para pejabat yang dilantik harus memastikan roda pemerintahan berjalan baik, memelihara keamanan, serta fasilitasi Pilkada. Selain itu juga menjaga netralitas PNS, mengesahkan anggaran. Rotasi merupakan seizin Kementerian Dalam Negeri.

“Kepada pejabat yang baru diresmikan sebagai Plt agar melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggungjawab,” ujar Zaini.

Dalam pidatonya, gubernur juga menyatakan sesuai amanat Undang-undang Nomer 23 Tahum 2014, ada beberapa kewenangan pemerintah kabupaten/kota yang beralih menjadi kewenangan pemerintah Aceh.

Diantaranya, pendidikan menengah dan pendidikan khusus, pengelolaan bidang kehutanan, pengelolaan terminal tipe B, tenaga pengawas ketenagakerjaan dan pengelolaan bidang ESDM.

“Menurut ketentuan, pelaksanaan peralihan kewenangan tersebut harus tuntas pada tahun ini,” sebutnya.

Ia berharap seluruh pelaksana tugas memastikan penganggaran untuk kewenangan yang dialihkan ke pemerintah Aceh terakomodir di APBA 2017. “Untuk itu saya harap agar kepala BAPPEDA Aceh melakukan sinkronisasi dan koordinasi dengan BAPPEDA kabupaten/kota dan Kementerian Keuangan RI. Terutama mengenai dana alokasi umum terkait dengan gaji pegawai,” kata Zaini. (mai)