Yusmahdi Machmud

BANDA ACEH (RA) – Satu gebrakan baru dilakukan seorang pelatih lokal yang mengiginkan sepakbola Aceh berkembang di masa depan. Melihat kondisi pembinaan pemain usia dini Aceh yang tidak teratur, semakin menambah minatnya merancang tulisan yang dituangkan dalam buku berjudul “Cara Melatih Sepakbola yang Baik dan Benar Secara Terprogram”.

Ya, judul buku tersebut karya tulisan tangan pelatih PPLP Aceh, Yusmahdi Machmud. Dalam merancang karya tulis itu banyak rintangan yang dihadapi, dari sebelumnya jarang bersentuhan dengan laptop, pelatih tambun ini kini berhasil menuangkan gagasannya dalam bentuk gambar dan tulisan.

Pak Yus, sapaan akrab Yusmahdi menceritakan awal niatnya menulis buku dengan total 151 halaman itu. Saat ini Sekolah Sepakbola (SSB) mulai tumbuh dan tersebar di seluruh penjuru Aceh. Namun ia merasakan klub SSB tersebut dilatih tanpa pola pembinaan yang tepat dan terarah, karena menurutnya melatih anak usia dini sangat berbeda dengan melatih pemain sepakbola usia remaja. Oleh karena itu, ia bertekad menulis buku untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk sama-sama membangun sepakbola Aceh.

Aktivitas menulis buku itu memakan waktu 6 bulan (Januari 2016-September 2016), di sela-sela melatih Aulia Hidayat dan kawan-kawan ia merangkai kata per kata dari pengalamannya semasa menjadi pemain, kursus pelatih, melatih tim serta referensi dari internet.

Buku itu berisikan tentang cara-cara melatih sepakbola terprogram, cara mengukur denyut nadi pemain, kemampuan daya tahan fisik pemain, perhitungan untuk V02Max, cara meningkatkan VO2Max serta beberapa materi latihan sepabola.
“Buku ini saya dedikasikan untuk para pelatih agar tumbuh minat belajar metode melatih yang akan diterapkan kepada anak asuhnya,” ujarnya pada Rakyat Aceh, Rabu (2/11).

Mantan pemain Timnas Binatama tahun 1979 yang berlatih di Brazil itu menyebut, buku tersebut kini sudah dicetak sebanyak 50 buah dan dijual dengan harga Rp 120 ribu rupiah. “Siapa yang berminat boleh menghubungi Mustafa Kamal 081396022227,” terangnya.

Di akhir ceritanya, ia menyebut buku perdana yang ditulis diketahui dan mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh serta diteken langsung Sekjen Khaidir TM. “Saya berharap kelak ada pelatih lokal lainnya yang menulis buku untuk memajukan dunia sepakbola Aceh,” pungkasnya.

*Apresiasi dari Pelatih dan Pemain

Sebuah buku yang berhasil ditulis Yusmahdi Machmud tersebut mendapat apresiasi dari beberapa pelatih nasional dan pemain sepakbola senior. Hal itu tertulis di halaman depan buku yang akan segera dijual dalam waktu dekat.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan yang kini melatih klub Trengganu Malaysia menyebut buku ini bisa menjadi salah satu referensi yang mudah dimengerti para pelatih dan calon pelatih di Indonesia.

“Selamat bang Yusmahdi, semoga buku pengetahuan tentang kepelatihan sepakbolanya bisa membantu para pelatih untuk membuat sebuah program latihan yang betul. Selamat dan Insya Allah buku ini besar manfaatnya…Amin,” tulis Rahmad Darmawan.
Mantan pelatih Persija Jakarta asal Aceh, Iwan Setiawan pun ikut memberikan komentar. Ia mengatakan ingin belajar kepelatihan dari buku yang ditulis Yusmahdi Machmud.

“Alhamdulillah selamat bang, maaf, saya senang sekali kalau bisa melihat dan belajar langsung dari buku yang abang tulis,” ujarnya.
Pemain Persija Jakarta asal Aceh, Ismed Sofyan sangat mengapresiasi ilmu kepelatihan sepakbola melalui sebuah buku. “Semoga coach-coach di Aceh bisa belajar dari buku tersebut dan bisa menambah ilmu kepelatihannya, good luck,” kata Ismed. (mag-69/rif)