Banda Aceh dan Aceh Besar Belajar Pencatatan Kelahiran di Pasuruan

ILUSTRASI

PASURUAN (RA) – Dalam upaya memperluas cakupan layanan pendudukan dan pencatatan sipil di Aceh Besar dan Banda Aceh, Pusat kajian pendidikan dan masyarakat (PKPM) Aceh bekerjasama dengan Restoratif Justice Working Group (Rjwg) yang didukung oleh Unicef melakukan kunjungan ke Kota Pasuruan Jawa Timur, Senin, 7 November 2016.

Kunjungan diterima oleh Walikota Pasuruan H. Setiyono M.Si dan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kota Pasuruan Boedi Widayat MM.

Dalam sambutannya walikota mengucapkan terima kasih kepada rombongan yang sudah memilih kota Pasuruan sebagai sasaran kunjungan kerja. “Salah satu program andalan kami yaitu Bangkit, Bayi lahir akte terbit,” ujarnya

Rombongan dari Aceh , Program Manager PKPM Mahmuddin, kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil Banda Aceh Syahrullah dan Aceh Besar Munsyi, perwakilan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Aceh Besar dan Banda Aceh serta kepala kantor Unicef Banda Aceh Andi Yoga Tama.

Kegiatan kunjungan ini dalam rangka melihat strategi peningkatan cakupan akta kelahiran dikota pasuruan. “Kita ingin belajar banyak dari kota pasuruan yang pencatatan sipilnya sudah mencapai 96 persen” kata mahmuddin didampingi Fasilitator PKPM Munawar dan Firdaus.

Selain kunjungan ke kantor walikota rombongan juga mengunjungi beberapa mitra disdukcapil seperti puskesmas, sekolah dan kantor Lurah di kota pasuruan untuk melihat langsung alur proses pencatatan kelahiran. (war)