Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 13 Nov 2016 11:12 WIB ·

Ledakan Gereja Oikumene, DPR: Jangan Kaitkan dengan Sentimen Keagamaan


 Ledakan Gereja Oikumene, DPR: Jangan Kaitkan dengan Sentimen Keagamaan Perbesar

Harianrakyataceh.com – Bom molotov meledak di depan gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengutuk keras ledakan tersebut. Sebab, dalam kejadian itu ada korban yang masih balita. “Saya pastikan ini di luar akal sehat dan sangat jauh dari nilai-nilai perikemanusiaan, apalagi nilai-nilai keagamaan,” ujar Taufik saat dihubungi, Minggu (13/11).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga meminta semua pihak jangan meyimpulkan aksi tersebut dengan terorisme, sebelum ada keterangan resmi dari pihak Polri.

“Kepada siapapun untuk tidak mengaitkan peristiwa ini dengan sentimen keagamaan,” katanya.

Kendati demikian, Taufik juga mengapresiasi aparat kepolisian yang bertindak cepat dengan menangkap pelaku pelempar bom molotov tersebut. Hal itu menurut dia, agar dapat diketahui maksud dan tujuan aksi tersebut.

“Membongkar orang-orang yang mungkin ada di belakangnya,” katanya.

Dalam kesempatan ini dirinya juta mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak panik, jangan takut dan jangan terprovokasi. Sebab, sudah kewajiban anak bangsa untuk ikut menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama dan membantu pemerintah menghadapi aksi-aksi seperti ini.

“Aksi-aksi seperti ini saya nilai masuk dalam kategori kejahatan luar biasa yang memerlukan penangan khusus dan ekstra serta memerlukan dukungan kita rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, ledakan bom molotov di depan gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi menyebabkan lima orang jadi korban.

Pelempar bom molotov tesebut telah ditangkap warga dan diserahkan ke polisi. Pelaku yang berinisial J diduga merupakan anggota jaringan teror. (cr2/JPG)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Empat Putra Terbaik Pidie Mendaftar ke GERINDRA Menjadi Cagub Aceh, Muhammad Nazar Tampil Cermelang dalam Presentasi Visi-Misi

13 June 2024 - 20:06 WIB

Pj Ketua PKK Aceh Belanja Sajian Dapur di Pasar Tani

13 June 2024 - 19:17 WIB

Peringati Milad ke 55, IAIN Lhokseumawe Gelar Rangkaian Kegiatan

12 June 2024 - 10:26 WIB

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON Paralayang di Sibreh

7 June 2024 - 20:07 WIB

Warga Krueng Raya Nikmati Pasar Khusus Jelang Idul Adha, 400 Kupon Laris Manis

6 June 2024 - 19:22 WIB

29 May 2024 - 20:10 WIB

Trending di Uncategorized