LEDAKAN GRANAT: Tim Jibom melakukan olah TKP Rabu (16/11) di kediaman Cawabub T Islah usai pelemparan granat di Kampung Bujang, Bener Meriah. MANSURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Daftar teror jelang Pilkada di Aceh semakin panjang. Kali ini, insiden terjadi di jalan Simpang Tiga-Pondok Baru, Kampung Bujang, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.
Lokasinya persis di depan kediaman sekaligus posko pemenangan Calon Wakil Bupati Bener Meriah Drs T Islah,M.Si. Ia merupakan Ketua Partai Nasdem Bener Meriah, melaju Pilkada dengan nomor urut lima.
Peristiwa pengranatan terjadi sekitar pukul 21.15 WIB, Selasa (15/11). Polisi meyakini granat yang menyalak itu jenis mangis.
Usai ledakan, Rakyat Aceh menemui Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Soemantri, di lokasi kejadian. Ia mengatakan granat meledak di marka jalan.
Pihaknya telah menemukan barang bukti berupa pemantik granat. Selain itu, serpihan-serpihan kecil yang mengenai mobil carry pick up milik Partai Nasdem. Saat kejadian, mobil sedang parkir di kediaman T Islah.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun polisi tetap akan menyelidiki kasus itu dengan memangil saksi-saksi, dan menurunkan tim Penjinak Bom (Jibom) Lhokseumawe.
“Kita juga berusaha mencari saksi yang melihat, namun akibat cuaca hujan dan terjadi pada malam hari sejauh ini baru dapat menemukan saksi yang mendengar,” ujar Deden.
Ia menghimbau, agar masyarakat tidak cemas berlebihan.
“Silahkan informasikan ke Polres Bener Meriah kita sama-sama menjaga Pilkada di daerah ini aman dan kondusif, tidak usah takut, kita sudah menerjunkan anggota personel untuk menyisir seluruh wilayah Bener Meriah saat ini kondisi dalam keadaan aman dan kondusif,” ucapnya.
Misbah (32), menantu T Islah saat kejadian bersama lima orang lainnya sedang berada dalam rumah. Mereka mendengar suara ledakan keras, Aldi timses T Islah, orang pertama yang keluar rumah memastikan apa yang terjadi.
“Kami terkejut kami pikir ban mobil pecah, saat kami keluar kami melihat gumpalan asap, dan sebuah mobil seperti berjenis Panther melintas perlahan menuju Pondok Baru, kami juga lihat jalan sudah belobang dan Aldi mengatakan kepada saya itu bom cik, dan saya langsung menghubungi Nopri (ajudan-T Islah),“ ungkap Misbah.
Amatan Rakyat Aceh, paska kejadian, ratusan masyarakat sekitar serta pendukung berdatangan menyaksikan lokasi.

*Semoga Tidak Menggangu Proses Pilkada

Menyikapi insiden ledakan itu, Drs T Islah M,Si mengatakan kejadian tersebut merupakan insiden yang tidak diharapkan. Ia menghimbau pada pendukung agar tetap tenang dan menjaga ketertiban agar suasana tetap sejuk seperti biasa.

Ia berharap kejadian ini tidak berdampak dan memicu kondisi yang tidak aman. “Harus tetap berjalan sejuk seperti semula, kita juga mengharapkan kejadian ini tidak menganggu proses Pilkada yang akan datang untuk itu kita harus tetap saling menjaga,” ujarnya, Rabu (16/10).
Pada saat kejadian, ia mengaku tidak berada di tempat. Bersama beberapa tim pemenangan menuju Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Mendengar kejadian itu, ia langsung bergegas pulang dan melihat sudah banyak orang. Ia mengaku tidak pernah terjadi gesekan-gesakan di lapangan, bahkan hubungan antar pasangan calon berjalan dengan baik. (mag-70/mai)