Warga Lhok Guci Mengungsi

Sungai Teunom Meluap

Calang (RA) – Sungai Teunom meluap, akibatnya warga Lhok Guci, Kecamatan Pasie Raya mengungsi Rabu (16/11). Aksi warga meninggalkan rumahnya terjadi dini hari, saat luapan air semakin tinggi.

Kecik Gampong Lhok Guci, Elis Wardi menjelaskan warga mengungsi pukul 2.00 WIB. “Dikarenakan air sungai Krueng Teunom sedang meluap, sempat mengakibatkan terjadinya kepanikan diantara warga”.

Hingga kemarin, warga yang telah mengungsi mencapai 33 keluarga dari 123 keluarga atau 418 Jiwa. “banjir tersebut merupakan air yang meluap dari sungai Krueng Teunom. Mengakibatkan sejumlah warga kembali mengungsi” Kata Wardi
I

a berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul, apalagi kondisi saat ini sering terjadi banjir. Ia juga berharap adanya bantuan perahu karet untuk memudahkan evakuasi warga dalam kondisi darurat, sebelum petugas tiba.

Ilyas, warga Gampong Puloe Tinggi, Kecamatan Pasie Raya Ilyas menjelaskan lokasi pengunsian di meunasah dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) setempat. “Sejak terjadinya banjir beberapa waktu lalu, barang-barang masih disimpan di meunasah belum dibawa pulang,” sebutnya.

Menurutnya, sejumlah armada mobil dapur umum milik Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) telah berada di lokasi. Ia menyebutkan, para pengungsi butuh bantuan pakaian, sebab banyak pakaian yang tak dapat digunakan lagi.

“Untuk persiapan ganti pakain yang hanya tinggal di badan,” kata Ilyas.
Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Jaya, Rizal Dinata, menjelaskan kondisi lintas Jalan Nasional Calang-Meulaboh tepatnya di Gampong Baro, Kecamatan Terunom hanya dapat dilintasi mobil.

“Sejumlah kendaraan roda dua harus dilewati dengan menggunakan becak. Kendaraan roda empat masih dapat melintas, namun ketinggian air semakin meningkat,” sebutnya.
Para relawan kemanusian RAPI, Bulan Sabit Aceh, TNI/Polri dan sejumlah organisasi lain bersiaga di lokasi banjir. (mag-67/mai)