Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 18 Nov 2016 02:33 WIB ·

140 Warga Mengungsi


 Kendaraan Roda Dua Harus di naikkan ke atas becak akibat luapan sungai Krueng Teunom di Gampong Baro, Kecamtan Teunom, Aceh Jaya, Kamis (17/11).
HENDRA SAYENG/RAKYAT ACEH Perbesar

Kendaraan Roda Dua Harus di naikkan ke atas becak akibat luapan sungai Krueng Teunom di Gampong Baro, Kecamtan Teunom, Aceh Jaya, Kamis (17/11). HENDRA SAYENG/RAKYAT ACEH

Empat Rumah Hanyut

Calang (RA) – Banjir luapan sungai Teunom mulai surut, giliran sungai Krueng Sabee yang meluap. Akibatnya, rumah warga di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya terbawa arus, kemarin sore.

Keucik Gampong Lhok Guci, Kecamatan Pasie Raya, Elis Wardi memastikan banjir mulai surut. Namun warga masih bertahan di tempat pengungsian. “Dikarenakan yang sangat dikhawatirkan banjir susulan secara tiba-tiba, kondisi cuaca saat ini masih mendung,” katanya, Kamis (17/11).

Jumlah warga desa tersebut 123 keluarga, keluarga yang mengungsi jumlahnya 35 keluarga atau 140 jiwa. Tak ada korban jiwa akibat banjir. “Kita cemas terjadinya banjir susulan hasil kiriman dari Geumpang Pidie. Sungai ini satu jalur dengan sungai Geumpang,” kata Elis.

Keucik Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, T Ali Munir menyatakan dirinya sempat menyaksikan air luapan sungai Krueng Sabee menghancurkan rumah salah seorang warga. “Rumah semi permanen atas nama Abu Bakar hancur berkeping-keping akibat keganansan air luapan sungai,” sebutnya.

Sebelumnya, tiga rumah juga hanyut dibawa arus banjir. Pemiliknya Tgk Erniadi (40), Mahlin (35) dan Faidin (38). Warga setempat mengungsi ke bukit persis di SD 10 Kecamatan Krueng Sabee. “Saat luapan banjir tersebut terjadi hanya sekitar 3 menit, namun menghancurkan rumah warga,” kata Munir.

Selain merendam rumah warga banjir juga menyebabkan jalan tak dapat dilalui. “Untuk saat ini untuk menuju desa kami harus dengan menggunakan sampan, namun sangat beresiko dikarenakan saat ini kondisi air terus meluap,” kata Munir

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya Fajar Diharta, mengatakan saat ini intensitas hujan masih tinggi di wilayah Geumpang Kabupaten Pidie. “Walaupun sebagian kawasan di Teunom banjir mulai surut. Namun tidak menutup kemungkinan akan adanya banjir kiriman dari sungai Geumpang,” katanya. (mag-67/mai)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Empat Putra Terbaik Pidie Mendaftar ke GERINDRA Menjadi Cagub Aceh, Muhammad Nazar Tampil Cermelang dalam Presentasi Visi-Misi

13 June 2024 - 20:06 WIB

Pj Ketua PKK Aceh Belanja Sajian Dapur di Pasar Tani

13 June 2024 - 19:17 WIB

Peringati Milad ke 55, IAIN Lhokseumawe Gelar Rangkaian Kegiatan

12 June 2024 - 10:26 WIB

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON Paralayang di Sibreh

7 June 2024 - 20:07 WIB

Warga Krueng Raya Nikmati Pasar Khusus Jelang Idul Adha, 400 Kupon Laris Manis

6 June 2024 - 19:22 WIB

29 May 2024 - 20:10 WIB

Trending di Uncategorized