140 Warga Mengungsi

Kendaraan Roda Dua Harus di naikkan ke atas becak akibat luapan sungai Krueng Teunom di Gampong Baro, Kecamtan Teunom, Aceh Jaya, Kamis (17/11). HENDRA SAYENG/RAKYAT ACEH

Empat Rumah Hanyut

Calang (RA) – Banjir luapan sungai Teunom mulai surut, giliran sungai Krueng Sabee yang meluap. Akibatnya, rumah warga di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya terbawa arus, kemarin sore.

Keucik Gampong Lhok Guci, Kecamatan Pasie Raya, Elis Wardi memastikan banjir mulai surut. Namun warga masih bertahan di tempat pengungsian. “Dikarenakan yang sangat dikhawatirkan banjir susulan secara tiba-tiba, kondisi cuaca saat ini masih mendung,” katanya, Kamis (17/11).

Jumlah warga desa tersebut 123 keluarga, keluarga yang mengungsi jumlahnya 35 keluarga atau 140 jiwa. Tak ada korban jiwa akibat banjir. “Kita cemas terjadinya banjir susulan hasil kiriman dari Geumpang Pidie. Sungai ini satu jalur dengan sungai Geumpang,” kata Elis.

Keucik Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, T Ali Munir menyatakan dirinya sempat menyaksikan air luapan sungai Krueng Sabee menghancurkan rumah salah seorang warga. “Rumah semi permanen atas nama Abu Bakar hancur berkeping-keping akibat keganansan air luapan sungai,” sebutnya.

Sebelumnya, tiga rumah juga hanyut dibawa arus banjir. Pemiliknya Tgk Erniadi (40), Mahlin (35) dan Faidin (38). Warga setempat mengungsi ke bukit persis di SD 10 Kecamatan Krueng Sabee. “Saat luapan banjir tersebut terjadi hanya sekitar 3 menit, namun menghancurkan rumah warga,” kata Munir.

Selain merendam rumah warga banjir juga menyebabkan jalan tak dapat dilalui. “Untuk saat ini untuk menuju desa kami harus dengan menggunakan sampan, namun sangat beresiko dikarenakan saat ini kondisi air terus meluap,” kata Munir

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya Fajar Diharta, mengatakan saat ini intensitas hujan masih tinggi di wilayah Geumpang Kabupaten Pidie. “Walaupun sebagian kawasan di Teunom banjir mulai surut. Namun tidak menutup kemungkinan akan adanya banjir kiriman dari sungai Geumpang,” katanya. (mag-67/mai)