BNNP Undang Gechik dan Pemuda

Badan Narkotika Nasional provinsi (BNNP) Aceh gelar workshop pemberdayaan masyarakat anti narkoba di Aceh Besar, Kamis (17/11). RACHMAD RAMADANI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menggelar workshop pemberdayaan masyarakat anti narkoba selama dua hari, 17-18 November 2016, di hotel The Pade, Lampeuneureut, Aceh Besar.

 

Kegiatan yang dilaksanakan Bidang P2M Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Aceh itu, menghadirkan pemateri Kepala BNN Provinsi Aceh, Drs Armensyah Thay, Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Pusat, Dra Sinta Dame Simanjuntak, MA. Selain itu Kabid P2M Dr Khairan S.Pd, M.Si serta Kasubdit Lingjamas BNN, Riki Yanuarfi SH, M.Si.

Workshop kali ini, BNN Aceh mengundang 20 kepala desa dan 20 ketua pemuda di Banda Aceh sebagai peserta. Selain itu, kegiatan itu juga akan dihadiri kepala sekolah pada hari kedua.

 

“Ada tiga kegiatan utama yang kami gelar pertama workshop penggiat anti narkoba dilingkungan masyarakat, kemudian ada Training of Trainer (TOT) pengembangan kapasitas untuk masyarakat juga sebagai penggiat anti narkoba,” kata kepala bidang pemberdayaan masyarakat BNNP Aceh, Dedi Andria.

 

Menurut Dedi, workshop ini digelar agar kechik dan ketua pemuda dapat berkolaborasi bersama untuk pencegahan narkoba di desa masing-masing, sehingga setiap desa secara mandiri mengingat akan bahaya narkoba.

 

“Kita harapkan ketua pemuda nanti jadi trainer dan menjadi penyambung lidah BNN dalam masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba,” tambahnya. (mag-69/ara)
Foto: Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Pusat, Dra Sinta Dame Simanjuntak, MA foto bersama peserta workshop pemberdayaan masyarakat anti narkoba di the Pade Hotel, Kamis (17/11)