Ormas Islam Unjukrasa Lagi Desak Ahok Dipenjara

Ormas Islam mengelar aksi damai menuntut Ahok ditahan di Banda Aceh, Jumat (18/11). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Ratusan muslim dari sejumlah kabupaten/kota yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) Aceh, ormas Islam lainnya serta organisasi mahasiswa kembali berunjukrasa. Massa menuntut pemerintah segera menahan Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Gubernur non aktif Jakarta itu juga diminta segera diadili. Massa yang dipimpin Ketua FPI Aceh Tgk Muslim Attahiri itu, memulai aksinya usai shalat Jumat (18/11). Di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, para pemimpin ormas Islam berorasi bergantian.
“Kami ingin Ahok dipenjara. Jangan tipu kami dengan status tersangka!” kata Attahiri.

Dalam orasinya, ia juga menyatakan akan terus menuntut keadilan. Menurutnya, Ahok harusnya ditahan tak hanya berstatus tersangka. Bila Ahok tidak ditahan, ia menilai pemerintah dan penegak hukum di Indonesia telah menipu masyarakat.

“Jangan mau ditipu pakai tersangka. Tangkap segera penista agama, mari kita suarakan tuntutan kita,” pekiknya saat orasi.
FPI Aceh mengancam akan terus melancarkan aksi unjukrasa, bahkan dengan jumlah massa yang lebih banyak bila tuntutannya tidak dipenuhi. “Kami tetap suarakan tuntutan kami, hari ini dan esok bila Ahok tak ditangkap jangan salahkan kami, kami akan tuntut keadilan,” tegasnya.
Usai menyampaikan aspirasinya, massa berjalan kaki ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Di gedung para wakil rakyat, massa meminta dukungan agar Ahok segera ditahan. Sejumlah pimpinan ormas Islam juga menyampaikan orasi tuntutannya. Massa diterima Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh.

Unjukrasa ditutup dengan berdoa bersama dipimpin Ustaz Samunzir, Pimpinan Majelis Zikrullah Aceh. Hingga berakhir, puluhan aparat polisi kawal ketat proses penyampaian aspirasi ini. Aksi berlangsung damai tanpa insiden. (ibi/mai)