Warga Hilang Terseret Arus Sungai

CARI KORBAN: SAR Tapaktuan, Basarnas Meulaboh, BPBD dibantu TNI/Polri serta masyarakat melakukan pencarian korban terseret arus sungai Pinto Rimba dengan rubber boat, Trumon Timur, Senin (21/11) SUDIRMAN HAMID/RAKYAT ACEH

TAPAKTUAN (RA) – Syafii, 51 tahun, hilang terseret arus sungai Pinto Rimba, sekira pukul 16.30 WIB, dua hari lalu. Warga Gampong Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan ini diduga terpeleset saat menyusuri tebing sungai.
Camat Trumon Timur, Teuku Masrizar membenarkan kabar salah seorang warganya hilang terseret arus. “Hingga saat ini belum diketahui nasib korban, upaya pencarian masih terus dilakukan,” katanya, Senin (21/11) siang.
Menurut Masrizar, dugaan sementara Syafii terseret arus sungai di kawasan gampong Pinto Rimba, dalam perjalanan pulang dari membabat rumput di kebun sembari membawa pulang sayuran.
Sejak diketahui hilang terbawa arus, sambung camat, belum diketahui secara pasti bagaimana nasib korban. Tim pencari yang terdiri dari Basarnas Meulaboh, SAR Pos Tapaktuan, BPBD, TNI/Polri dan dibantu masyarakat setempat, terus menyisir aliran sungai di kawasan yang diduga korban hanyut.
Kapolsek Trumon Timur, Ipda Zulfitriadi yang dikonfirmasi menyebutkan, diperkirakan korban terseret arus akibat terpeleset di tebing sungai. “Menurut informasi, korban pulang dari kebun berjalan kaki menyusuri pinggiran sungai,” kata Kapolsek. (dir/ara)