Bus Kontra Truk Enam Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

KECELAKAAN: Kondisi kendaraan usai laga kambing dijalan Aceh-Medan, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (21/11) malam. NAUVAL/RAKYAT ACEH

ACEH UTARA (RA) –Satu kecelakaan lalu lintas di kawasan jalan Medan – Banda Aceh, tepatnya di Gampong Lancang Barat, Dewantara Aceh Utara, Senin malam (21/11) sekitar pukul 20.15 WIB, mengakibatkan enam orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kecelakaan dua kendaraan besar ini mengakibatkan sekitar tujuh penumpang lainnya menderita luka ringan. Sedangkan kondisi depan truk dan bus terlihat rusak parah akibat benturan kuat kedua kendaraan berbadan besar tersebut.
Informasi diterima Rakyat Aceh di lapangan, tabrakan berawal saat satu unit truk bermuatan batu koral bernopol BL 8584 AD disopiri Abdul Yatim Asal Ujong Pacu Lhokseumawe dari Bireuen menuju Lhokseumawe. Namun saat truk melaju, sopir mencoba mendahului truk lain di depannya, sebuah bus penumpang Kurnia BL 7781 PB persis berada di depannya dari arah berlawanan.
Melihat ini, sopir Bus Kurnia, Syarbaini (52) warga Desa Menasah Mee, Bandar Dua, Pidie Jaya mencoba membanting stir kekiri. Tetapi upaya itu gagal karena truk pengangkut batu sudah sangat dekat jaraknya. Sehingga tbarakan maut tidak dapat dielakkan lagi.
Peristiwa tabrakan tersebut mengejutkan warga sekitar. Sebab terdengar suara dentuman keras akibat kedua kendaraan tersebut bertubrukan. Dalam sekejab, warga telah memadati lokasi kejadian dan beitupun mendapat perhatian warga sekitar datang dan mengurumuni tempat kejadian laka lantas serta membantu meng evakuasi korban dalam peristiwa maut itu.
Musibah itu menyebabkan lima orang mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sejumlah sakit, yakni Rumah Sakit PT Arun dan Rumah Sakit Umum Cut Mutia.
Adapun Lima korban luka parah dilarikan ke RS Arun dan RSUD Cut Meutia. Syahrul Kamal (28) warga Bireuen mengalami patah tangan dan luka-luka akibat terkena pecahan kaca. Selanjutnya Saryana (45) IRT warga Bireuen, menderita patah rahang serta tubuh dipenuhi serpihan kaca.
Selanjutnya, Muhammad Yatim, warga Ujong Pacu Lhokseumawe dirujuk ke RSUD Cut Mutia di Buket Rata, Lhokseumawe karena mengalami luka parah. Sarbaini (36) asal Pidie kedua kaki serta badan tertancap serpihak kaca.
Sementara yang mengalami luka ringan, Zulfikar (35) warga Gampong Glumpang Sulu Barat Aceh Utara, Roni Hendra (39) Pedagang, asal Desa Krueng Baro Babah Krueng Peusangan Bireuen. Namun demikian, hingga berita ini diturunkan Pihak Kepolisian belum bisa dihubungi. (val/msi/min)