Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 26 Nov 2016 03:55 WIB ·

Langgar Syariat Islam 20 Warga Dicambuk


 ILUSTRASI : Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap satu dari delapan terpidana
maisir (perjudian) di halaman Masjid Baitul Qiram, Gampong Ujong Patihah,
Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Jumat (25/11).
IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH Perbesar

ILUSTRASI : Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap satu dari delapan terpidana maisir (perjudian) di halaman Masjid Baitul Qiram, Gampong Ujong Patihah, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Jumat (25/11). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

Banda Aceh (RA) – 20 pelanggar syariat Islam di Simeulue dan Nagan Raya dicambuk usai shalat Jumat (24/11). Pelanggar terbanyak, Simeulue dengan jumlah warga yang dicambuk mencapai 12 orang. Sementara Nagan Raya, delapan warga.
Di Simeulue, lima orang diantaranya perempuan, terbukti bersalah dan dengan sengaja melakukan perbuatan Maisir dan Khalwat.
Kelima perempuan itu, empat diantaranya kasus Maisir yakni Rahmanida mendapat 11 kali cambuk. Yarnilawati mendapat enam kali, Rita Sartika enam kali cambuk. Nani Anggraini enam kali cambuk. Sedangkan kasus Khalwat yakni Eleni Safrina Sarfina, 18 kali cambuk.
Sedangkan tujuh pria lainnya, yang juga dieksekusi karena terbukti melakukan Maisir dan Khamar yakni Dedy Sarumpaet mendapat enam kali cambuk. Roni Lahanta mendapat enam kali cambuk, Sofyan mendapat enam kali, Asri mendapat enam kali cambuk.
Raswan mendapat 11 kali. Nasaruddin mendapat enam kali, serta Ofan Fajriah mendapat 18 kali cambuk terbukti Khalwat. Ke 12 pelaku pelanggar Qanun Syariat Islam itu, dieksekusi cambuk di halaman masjid Baiturrahmah Kota Sinabang, turut disaksikan pejabat teras Pemkab Simeulue, TNI Polri dan Kejaksaan, dan sekitar 1.000 warga.
Saat ini pihak Kejaksaan Negeri Simeulue, masih memproses dua perkara pelanggaran Qanun Syariat Islam, yakni kasus perkara Maisir (togel) dan Khalwat. “Masih ada dua perkara lagi, yang sedang diproses, kemungkinan dalam waktu dekat ini juga akan dicambuk,” kata Roni, salah seorang Jaksa Penuntut.(ahi/ibr/mai)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Empat Putra Terbaik Pidie Mendaftar ke GERINDRA Menjadi Cagub Aceh, Muhammad Nazar Tampil Cermelang dalam Presentasi Visi-Misi

13 June 2024 - 20:06 WIB

Pj Ketua PKK Aceh Belanja Sajian Dapur di Pasar Tani

13 June 2024 - 19:17 WIB

Peringati Milad ke 55, IAIN Lhokseumawe Gelar Rangkaian Kegiatan

12 June 2024 - 10:26 WIB

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON Paralayang di Sibreh

7 June 2024 - 20:07 WIB

Warga Krueng Raya Nikmati Pasar Khusus Jelang Idul Adha, 400 Kupon Laris Manis

6 June 2024 - 19:22 WIB

29 May 2024 - 20:10 WIB

Trending di Uncategorized