Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 28 Nov 2016 02:32 WIB ·

BNN Serap di Lingkungan Pendidikan


 Sosialisasi :BNN Aceh memberikan pengetahuan terhadap bahaya narkoba kepada guru di Aceh Besar, Jumat (25/11) Perbesar

Sosialisasi :BNN Aceh memberikan pengetahuan terhadap bahaya narkoba kepada guru di Aceh Besar, Jumat (25/11)

BANDA ACEH (RA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh tidak
boleh tinggal diam dalam memberantas narkoba. Sekarang, BNN mulai
menyerap di lingkungan pendidikan supaya bebas dari narkoba.

Pernyataan ini disampaikan, Kasie Penyelenggara dan Kriteria Badik BNN
RI, Machniar, dalam materinya, Jumat (25/11) di Hotel The Pade Banda
Aceh.

Ia mengatakan, bagaimana tenaga pendidikan di sekolah dapat memberikan
didik bagus dan iklas bagi siswa terhadap bahaya peredaran gelap
narkoba.

Ia juga berharap, dari kegiatan Training of Trainer bagi guru, bagi
kesiswaan di SMA dan SMP di Aceh dapat menghasiljkan outcome dan
melahirkan satgas yang menjadi fasilitasi dalam masyarakat.

“Sebab membangun jiwa ada pada pendidikan,” ungkapnya.

Untuk memberikan pengetahuan bahaya narkoba di lingkungan pendidikan,
sebagai revolusi mental sehingga tidak merusak mental ana-anak.

“Kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang siapa lagi,” tegasnya.

Ia juga dapat menjadikan dunia pendidikan sebagai pembangunan yang
berwawasan anti narkoba.

“Semoga hari ini ada hasil nyata bukan seremonial saja,” tekasnya.

Ia menilai, Indoenesia dan Aceh masih dijadikan tempat empuk untuk
peredaran narkoba.

“Semoga kita dapat menekan penyalahgunaan narkoba. Ini Peran kita
angka narkoba bisa turun,” harapnya.

Peredaran narkoba, lanjutnya, tidak hanya terjadi peredaran di
perkotaan tapi juga di pedesaan.

“Saya melihat Korban narkoba tidak mengenal umur, miskin maupun kaya,” tegasnya.

Untuk mengurangi angka penyalahgunaan narkoba, sebut dia, Aceh dapat
bekerja secara masif supaya bebas dari narkoba.

“Kita kurangi angka penyalahgunaan narkoba secara Step by step,” cetusnya lagi.

Aksi nyata dilapangan, terjunan rumah ke rumah, majelis ke majelis,
masjid ke masjid bahkan dari geraja ke gereja.

Dalam pengembangan kapasitas ToT di lingkungan Pendidikan, hadir
sebagai materi, Kombes Pol Armensyah Thay (Kepala BNN Aceh), Mulyati
Kabid Pemberdayaan BNN Aceh, Dedi Andri, Kasie Pemberdayaan Masyarkat
BNN Aceh. M. Retno Daru Deni, widyaiswara Ahli Muda BNN RI.(adi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

DPMPP-KB Aceh Utara Gelar Dapur Sehat Atasi Stunting

27 June 2024 - 12:21 WIB

Trending di Uncategorized