Ilustrasi

Menunggak Listrik Rp 1,3 Miliar

SABANG (RA) – PLN Rayon Sabang, terpaksa memutuskan aliran listrik untuk lampu jalan dan taman di sejumlah kawasan, Selasa (29/11). Tindakan itu dilakukan menyusul Pemerintah Kota Sabang menunggak listrik selama empat bulan, nilainya mencapai Rp 1,3 miliar.

“Total tunggakan lampu jalan sebesar Rp 1,24 miliar. Selebihnya tunggakan litrik kantor tau dinas yang juga menunggak sehingga secara keseluruhan tungggakan listrik Pemko Sabang mencapai Rp 1,3 miliar,” Manager PLN Rayon Kota Sabang Mizwar.

Pernyataan itu disampaikan Mizwar didampingi Superfisor Administrasi Pelayanan Anggun Pramana, pada wartawan di salah satu cafe di Sabang.

Ia merinci, jumlah tunggakan paling tinggi Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Sabang serta Kesbangpolinmas Kota Sabang. Perbulan tunggakannya DK3 Rp300 juta hingga Rp 320 juta. Sementara Kesbangpolinmas Rp 30 juta.

Kemarin, pemutusan arus listrik untuk sementara dilakukan pada tiga jalur utama. Daerah yang dipadamkan seluruhnya masuk dalam Kecamatan Sukakarya, yakni Jalan Perdagangan, Pasar Induk dan Arena Sabang Fair. Menurutnya, pelanggannya merupakan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, pemutusan arus listrik dilakukan pada pelanggan yang menunggak dua hingga empat bulan. Sebelumnya PLN telah melayangkan surat peringatan setiap bulan.
“Sebelum kita lakukan pemutusan lebih dulu disurati dan jika tidak diindahkan, PLN mengambil tindakan pemutusan sementara dan akan disambung kembali jika tunggakannya sudah dilunasi,” ujarnya. (han/mai)