Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 1 Dec 2016 02:32 WIB ·

Bangkai Harus Segera Dikubur


 PERBURUAN GAJAH: Warga melihat tulang gajah jantan tanpa gading di Glee Barat, Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (30/11). Diduga gajah ditembak sebelum dimutilasi dan gading diambil pelaku.ZIAN MUSTAQIN/RAKYAT ACEH Perbesar

PERBURUAN GAJAH: Warga melihat tulang gajah jantan tanpa gading di Glee Barat, Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (30/11). Diduga gajah ditembak sebelum dimutilasi dan gading diambil pelaku.ZIAN MUSTAQIN/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Temuan bangkai gajah di Glee Barat, Gampong Jijiem, Keumala, Kabupaten Pidie, mengundang keprihatinan praktisi lingkungan Fendra Tryshanie. Menurutnya, jamak konflik yang terjadi antar gajah dan manusia diakibatkan pengalihan lahan.

Ia menjelaskan, gajah tidak tinggal di hutan lebat, melainkan kawasan yang memiliki palem sebagai makanan kesukaannya. Jadi wajar, bila gajah mendatangi perkebunan warga.

“Terjadi konversi lahan untuk perkebunan yang sebelumnya menjadi lahan gajah mencari makan. Karena gajah tidak tinggal di hutan yang lebat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kawanan gajah punya kebiasaan untuk menjelajah hutan untuk mencari makan dan mendiaminya. Durasinya untuk menempati suatu lahan, tidak menentu.

“Gajah memiliki kebiasaan untuk menjelajah mencari makan dan tempat tinggal. Kadang sebulan, dua bulan dan bahkan tiga bulan,” sebutnya.

Ia menyarankan, bangkai gajah yang ditemukan tersebut harus segera dikuburkan. Fendra memperkirakan, bila bangkai gajah tidak dikubur, akan ada kawanan gajah yang akan datang.

“Sebelum bangkai tersebut dikuburkan, kawan gajah akan tetap menunggu. Hal ini sama seperti sifat manusia,” imbuhnya. (mag-68/mai)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Yah Fud Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 18:04 WIB

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

Trending di Uncategorized