BNNK Temukan Sabu di Rutan

Ilustrasi

BLANGKEJEREN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Gayo Lues, Satuan narkoba dan Unit Intel Gayo Lues Inspeksi Mendadak (Sidak) dan periksa urine para penghuni Rutan Blangkejeren, Rabu (30/11). Sidak menemukan satu paket Sabu, dua linting ganja, 21 korek api sebagai pemanas bong dan dua bong Sabu.

Kepala BNNK Gayo Lues Drs. Syamsul Bahri menyebutkan, Sidak dilakukan untuk membuktikan isu berkembang di tengah masyarakat, telah terjadi peredaran narkoba ganja di Rutan dan membuktikan apakah penghuninya masih tetap bebas menggunakannya.

“Dari hasil Sidak kita di dalam ruang tahanan rutan, memang ada barang–barang terlarang itu. Pemeriksaan urine dilakukan terhadap 30 narapi dan, enam orang positif. Pada kamar pendidikan disisi empat napi, semua positif. Dan pada kamar nomor lima disisi enam orang, dua diantaranya positif,” terang Syamsul Bahri.

Dari hasil tersebut, ujarnya lagi, memang benar adanya isu berkembang di luar rutan, di dalampun penghuni tetap bebas menjadi pecandu. “Benar ada narkoba dan penggunanya. Bila nanti kita cek dalam dua ruang tahanan positif semua, kita bisa pastikan Rutan Blangkejeren sudah terjangkit narkoba. Solusinya, kita akan melakukan pertemuan dulu dengan tim, kemudian akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Disebutkan, pertama pihaknya akan menyurati Kemenkumham Cq Rutan Blangkejeren untuk meminta izin penanganan, minimal dengan terapi penyembuhan. “Langkah selanjutnya kita akan zerokan HP, karena kita juga mendapati adanya penggunaan HP di Rutan Blangkejeren,” ungkapnya.

Kepala Rutan Blangkejeren Idrus SH, menyatakan, berharap ke depan BNNK bisa merehabilitasi para napi yang sudah kecanduan. Agar saat bebas, kembali ke keluarga tidak lagi kecanduan.

Masuknya narkoba menurutnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Selama ini penjagaan dilakukan sangat ketat. Semua barang bawaan diperiksa, penjagaan dilakukan dengan tiga shift. Penghuni lapas sudah over kapasitas seharusnya diisi 90 orang namun diisi 161 orang, 95 persen diantara terkena kasus narkoba. (yud/mai)