Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 3 Dec 2016 03:02 WIB ·

Upah Pekerja Asing Lebih Tinggi


 TUNTUT PEMERINTAH: Aksi Aliansi Buruh Aceh melakukan aksi menuntut Ahok segera dipenjarakan dan meminta pemerintah Indonesia untuk bantu umat muslim Rohingya di Banda Aceh, Jumat (2/12).
HENDRI/RAKYAT ACEH Perbesar

TUNTUT PEMERINTAH: Aksi Aliansi Buruh Aceh melakukan aksi menuntut Ahok segera dipenjarakan dan meminta pemerintah Indonesia untuk bantu umat muslim Rohingya di Banda Aceh, Jumat (2/12). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Ketua Aliansi Buruh Aceh (ABA), Saifulmar, mengatakan upah atau gaji yang diterima pekerja asing lebih tinggi dibandingkan pekerja lokal di Aceh. Gaji yang diterima pekerja Aceh hanya sebesar Rp 2,5 juta, sementara para pekerja asing mencapai belasan juta.

Saifulmar mengaku pihaknya juga sering ditipu pihak perusahan, yang mengatakan bahwa tidak ada pekerja asing yang diperkerjakan seperti di PT SAI, Lhoknga, Aceh Besar.

“Mereka mengatakan tidak ada pekerja asing. Ternyata setelah kita sidak kami menemukan sampai 43 orang pekerja asing di sana,” katanya.
Ia menilai, selama ini ada kesenjangan dalam pemberian upah atau gaji terhadap pekerja.

“Kesenjangan upah yang diberikan perusahan terhadap perkerja asing dan lokal. Tingkat Klining Service dan Satpam gaji mereka mencapai Rp 13 juta rupiah perbulan, sedangkan pekerja asli Aceh yang juga berprofesi sama hanya mendapatkan sebesar Rp 2,5 juta rupiah perbulannya,” imbuhnya.

Selain itu, ia menyebutkan masih banyak pekerja asing masuk dan tidak mengikuti peraturan yang belaku di dalam undang-undang ketenagakerjaan. Sebab itu, ia meminta pemerintah Aceh agar lebih aktif mengawasi perkerja asing.

“Banyak buruh yang menyusup dan hadir di Aceh dan tidak mengikuti peraturan yang berlaku. Seharusnya pemerintah daerah harus jeli melihatnya,” ujarnya.(mag-68)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

DPMPP-KB Aceh Utara Gelar Dapur Sehat Atasi Stunting

27 June 2024 - 12:21 WIB

Trending di Uncategorized