Lima Pendaki Ditangkap

Hendak Kibarkan Bendera

REDELONG (RA) – Polres Bener Meriah, menahan lima remaja pendaki gunung berapi Burni Telong, Sabtu (3/12). Langkah itu dilakukan melalui Polsek Timang Gajah setelah menemukan bendera bulan bintang. Berat dugaan, para pendaki hendak mengibarkan bendera di puncak gunung.
Menyikapi penangkapan itu, Salbinari alias Mangki Ketua Partai Aceh (PA) mengatakan pihaknya telah imbau warga dan simpatisan tidak kibarkan bendera.
“Untuk memperingati Milad, kita hanya mengadakan doa di rumah masing-masing,” sebut Salbinari, Ahad (4/12).

Ia menduga para remaja yang berniat kibarkan bendera merupakan simpatisan PA. Bahkan menurutnya, berkemungkinan juga merupakan provokator.

“Karena masih muda mungkin juga mereka tidak dapat membedakan bendera Partai Aceh dan Bendera bulan bintang karena keduanya hampir sama,” ujarnya.

Ia berharap agar pihak penegak hukum tidak mempermasalahkan hal itu dan segera membebaskan mereka. Apalagi para pendeki itu berasal dari kabupaten tetangga.
Sebelumnya, Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Timang Gajah AKP Hamdani, mengatakan setelah mendengar informasi dari Ketua Pemuda Kampung Rembune, Irman, tim patroli Polsek dan Koramil menuju lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Hasil pemeriksaan, kelima pemuda tersebut berasal dari Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah. Kasus sudah dilimpahkan ke Polres Bener Meriah. “Setelah kita introgasi, ke lima pelaku dan barang bukti berupa bendera sudah kita serahkan ke Polres untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan lima bendera bulan bintang dengan ukuran 50 x 80 centimeter sebanyak empat bendera dan selembar berukuran 2 x 3 meter. Selain itu turut disita bendera PA, sembilan handphone, satu Handycam, empat tas, sebilah pisau dan sejumlah bekal pendakian. (mag-70/mai)