Simeulue Tanpa Bendera

Dandim dan Kapolres Ucapkan Terima Kasih

SIMEULUE (RA) – Panglima Komando KPA Wilayah Simeulue, Aliasnudin atau sering dikenal dengan sebutan Tgk Din Sibang, secara resmi menegaskan tidak ada acara pengibaran bendera bulan bintang, pada tanggal 4 Desember.

“Hasil musyawarah kita, dalam rangka memperingati Milad GAM ke 40 tahun, telah sepakat kita jamin, tidak ada pengibaran bendera bulan bintang untuk wilayah Kabupaten Simeulue,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk peringatan Milad pihaknya tetap gelar doa bersama dan sujud syukur yang diikuti mantan kombatan.

Ia juga menghimbau pada seluruh mantan kombatan, dan masyarakat Simeulue, agar selalu menjaga perdamaian yang sudah terjalin. Selain itu, tidak terpengaruh dengan provokasi pihak-pihak yang ingin memperkeruh dan mengacaukan suasana.

“Kita juga menghimbau untuk tetap merawat perdamaian yang selama ini telah terjaga. Sehingga nantinya cita-cita kesejahteraan rakyat akan dapat terwujud, serta tidak terpengaruh dengan isu-isu yang merugikan Aceh,” tegasnya.

Tidak adanya pengibaran bendera bulan bintang selama peringatan Milad GAM dibenarkan Kapolres Simeulue, AKBP Satya Yudha Prakasa.

“Hasil patroli dan pemantauan kita tidak ada pengibaran bendera bulan bintang, dan pada seluruh masyarakat Simeulue, saya ucapkan terima kasih yang telah sama-sama menjaga perdamaian dan keamanan,” katanya.

Ucapan terimakasih juga datang dari Dandim 0115 Simeulue, Letkol Inf Marwan Supriyanto. “Saya ucapkan terima kasih pada masyarakat dan juga pada para mantan kombatan, yang telah komitmen dan bekerja sama, menjaga kedamaian dan tidak ada pengibaran bendera bulan bintang di Simeulue,” katanya.

Sementara Danlanal Simeulue, Letkol Laut (T) Agus Purwanto, mengaku tetap siaga. “Kita dalam posisi siap siaga, bila sewaktu-waktu diminta bantuan polisi, karena yang bertanggungjawab untuk keamanan dan ketertiban,” katanya. (ahi/mai)