Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 8 Dec 2016 04:27 WIB ·

15 Rumah di Bener Meriah Rusak


 MASJID ROBOH: Santri Pesantren MUDI  Samalanga, membersihkan puing-puing kubah Masjid Raya MUDI yang roboh pasca gempa 6,5 SR, Bireun, Rabu (7/12).
RAHMAT HIDAYAT/RAKYAT ACEH Perbesar

MASJID ROBOH: Santri Pesantren MUDI Samalanga, membersihkan puing-puing kubah Masjid Raya MUDI yang roboh pasca gempa 6,5 SR, Bireun, Rabu (7/12). RAHMAT HIDAYAT/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Sedikitnya ada 15 rumah warga Bener Meriah yang rusak ringan akibat gempa di Pidie Jaya, kerusakan itu berupa keretakan pada bagian atap dan dinding.

Hal tersebut diungkapkan Anwar Sahdi, Kabit Cepat Tanggap Darurat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Rabu (7/12).
Disebutkanya, laporan awal ada 60 rumah yang terkena dampak gempa. Namun setelah dilakukan pengecekan, “kerusakan tersebut merupakan imbas dari gempa pada bulan juli 2013 lalu. Sehingga ketika ada getaran retaknya bertambah besar,” sebutnya.

Menurut Anwar, 15 rumah yang rusak tersebut berada di Kecamatan Gajah Putih, kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah dan masih bisa ditempati. Hal itu membuat tim BPBD reaksi Cepat Bener Meriah, mengirimkan relawan ke Pidie Jaya sebanyak 25 orang untuk membantu evakuasi korban.

SDN Alam Jaya Rusak

Tiga ruangan Sekolah SDN Alam Jaya, Kampung Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih, rusak parah pada bagian atap dan dinding. Akibatnya, dua ruang kelas belajar dan ruang perpustakaan tidak dapat difungsikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Hazairin mengatakan, sudah melaporkan kejadian tersebut pada pemerintah daerah. “Hingga saat ini proses belajar mengajar tetap berlanjut dengan memanfaatkan bangun yang ada,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bangunan tersebut tidak dapat ditempati akibat plafon masih bergantungan. Pihaknya berencana mendirikan tenda darurat BPBD untuk proses belajar mengajar selanjutnya.

“Setelah kita cek ke lapangan, tiga ruangan yang rusak tersebut dikategorikan rusak sedang,” sebutnya.

Bagunan yang rusak tersebut itu merupakan bangunan yang baru dibangun pada tahun 2014, pada tahun 2013 lalu sekolah SDN Alam Jaya juga terkena dampak gempa namun sudah di bangun kembali.

Hazairin berharap bangunan tersebut dapat segera diperbaiki agar proses belajar-mengejar kembali normal. (mag-70/mai)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Empat Putra Terbaik Pidie Mendaftar ke GERINDRA Menjadi Cagub Aceh, Muhammad Nazar Tampil Cermelang dalam Presentasi Visi-Misi

13 June 2024 - 20:06 WIB

Pj Ketua PKK Aceh Belanja Sajian Dapur di Pasar Tani

13 June 2024 - 19:17 WIB

Peringati Milad ke 55, IAIN Lhokseumawe Gelar Rangkaian Kegiatan

12 June 2024 - 10:26 WIB

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON Paralayang di Sibreh

7 June 2024 - 20:07 WIB

Warga Krueng Raya Nikmati Pasar Khusus Jelang Idul Adha, 400 Kupon Laris Manis

6 June 2024 - 19:22 WIB

29 May 2024 - 20:10 WIB

Trending di Uncategorized