Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

NASIONAL · 13 Dec 2016 08:56 WIB ·

Suasana Haru di Ruang Sidang Dahlan Iskan


 Suasana Haru di Ruang Sidang Dahlan Iskan Perbesar

Harianrakyataceh.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali menggelar sidang terhadap mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN), terkait kasus restrukturisasi perusahaan daerah PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur.

Suasana sidang tampak dipenuhi oleh para pengunjung yang memberikan support kepada Dahlan Iskan.

Ruang sidang berubah menjadi haru ketika mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu membacakan esepsinya, yang menyindir aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Agung yang bergerak sesuka hati.

“Ada kasus yang terang-benderang dan sangat jelas permainannya, tapi hanya diusut-usut, diubek-ubek, dihaha-huhu, dan ujung-ujungnya D (duh), tidak jadi perkara,” ujar Dahlan saat membacakan eksepsi yang dicatatnya di iPhone miliknya di Pengadilan Tipikor, Jalan Raya Juanda, Sidorjo, Jawa Timur, Selasa (13/12).

Karenanya, pria kelahiran Megetan, Jawa Timur itu mengaku, apa yang dilakukan oleh Korps Adhyaksa telah membuat binggung masyarakat dan menjadi polemik baru.

“Masyarakat dibuat binggung oleh ulah kejaksaan seperti itu,” katanya

Apabila terus-terusan seperti itu maka lembaga yang dikepalai oleh HM Prasetyo akan kehilangan kepercayaan kepada masyarakat. Sebab kemungkinan masyarakat akan berpikir yang berkasus di di Kejaksaan Agung akan mudah dintervensi oleh sesuatu hal.

“Dengan ulah kejaksaan seperi itu berati telah menghancurkan arti kurupsi, korupsi seperti itu nasib-nasiban jadi yang diperkarakan di Kejaksaan bukan karena kasusnya tapi karena tidak mampu menyogok,” pungkasnya.

“Jangan bawa perkara seperti ini masuk ke pengadilan. Kalau  pun sudah terlanjur jangan diteruskan.Jangan sampai pengadilan ini menjadi pengadilan sesat,” imbuh Dahlan lagi sembari manahan tangis.

Setelah Dahlan membacakan esepsinya itu, suasana sidang berubah mejadi riuh karena peserta yang hadir memberikan dukungan kepada Dahlan.

“Allah Huakbar. Allah Huakbar,” ujar peserta sidang yang diikuti peserta lainnya. (cr2/JPG)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

AMANAH Adakan Carnival dan Kompetisi Model sebagai Wadah Generasi Muda Tampilkan Minat Bakat

21 June 2024 - 17:19 WIB

Kata Kakanwil Meurah Budiman Soal Audiensi Bawaslu dengan Kemenkumham Terkait Pembentukan 5 Panwaslih Kabupaten/Kota Aceh

21 June 2024 - 00:00 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, AMANAH Serahkan Sapi Kurban hingga Buka Kompetisi Model di Aceh

19 June 2024 - 11:04 WIB

Nikmati Syukur Anugrah Allah, Naik Sepmor Touring Ibadah 10 Ribu Km Aceh, Bali

14 June 2024 - 14:06 WIB

Mopen tabrak truk muatan kayu di Pidie, warga Aceh Barat meninggal dunia

13 June 2024 - 15:00 WIB

Trending di NANGGROE BARAT