20 Korban Gempa Masih Dirawat

BEROBAT: Tim medis Nasdem lagi melayani warga dipengungsian Desa Tijeun Daboh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (13/12). RAHMAT HIDAYAT/RAKYAT ACEH

Empat Diperbolehkan Pulang

BANDA ACEH (RA) – Kondisi korban gempa Pidie Jaya yang dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh kini sudah mulai membaik.
Koodinator Ruang Emegency Gempa Pidie Jaya (EGP) Murniati, mengatakan, secara keseluruhan kondisi pasien yang dirawat saat ini sudah membaik dan berangsur pulih.
“Kondisi pasien secara keseluruhan sudah membaik dan bagus,” kata Murniati pada Rakyat Aceh, Rabu (14/12).

Murniati manambahkan, ada beberapa pasien yang sudah diperbolehkan pulang atau rawat jalan. Hal ini dilakukan karena kondisinya sudah baik.
“Yang sudah pulang ada empat orang. Diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik atau rawat jalan,” katanya.

Ia juga menuturkan, seorang pasien yang mengalami patah tulang di bagian bahu akan dilakukan operasi perbaikan. Agar posisinya kembali seperti semula.
“Hari ini (kemarin) satu orang operasi perbaikan tulang,” ujarnya.

Saat ini jumlah pasien yang dirawat di ruang EGP RSUZA Banda Aceh berjumlah 20 orang, sebelumnya berjumlah 24 orang. Semuanya merupakan pasien rujukan dari Pidie dan Pidie Jaya dan umumnya menderita patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa 6,4 skala richter.(mag-68/mai)