PERAMPOK DIAMANKAN: Tersangka pelaku perampokan uang diamankan di Mapolres Nagan Raya, Kamis (15/12). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Nasib tragis dialami Yusman (55), warga Gampong Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir. Dia dirampok dua rekan kerjanya sendiri di kawasan peternakan hewan milik Pemkab Nagan Raya di Gampong Padang Panyang, Rabu (14/12), pukul 18:30 WIB.

Dari tangan Yusman, dua pelaku berinisial Am (43) dan Sdm (35) warga Gampong Cot Me, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya berhasil merampas uang tunai senilai Rp50 juta, setelah terlebih dahulu melumpuhkan korban dengan cara memukul bagian kepala dan muka dengan menggunakan kayu. Pelaku perampokan dan pemukulan berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.

Berdasarkan keterangan Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi,SH MH, sebelum aksi perampokan dilakukan, korban diminta oleh tersangka AM untuk membuat kopi dibelakang kantor UPTD
Komplek Peternakan.

Ketika korban sedang mempersiapkan kayu bakar untuk merebus air, korban kemudian dipukul beberapa kali oleh kedua tersangka dengan menggunakan kayu, hingga kondisinya kritis. Sebelumnya korban sempat teriak dan teriakan tersebut didengar warga. Aksi ini terjadi sekira pukul 18:30 WIB.

Para pelaku kemudian melarikan diri. Atas laporan warga, dua jam kemudian, polisi atau pukul 20:30 WIB, polisi menangkap Am (43), di rumahnya Gampong Cot Me, Kecamatan Tadu Raya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun, Am sempat tidak mengaku kepada polisi yang bahwa dirinya terlibat dalam perampokan itu.

Tapi, setelah polisi kembali menangkap Sdm warga Gampong Cot Me, Kecamatan Tadu Raya, di dirumah orang tuanya di Gampong Alue Waki alias Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, dini hari, pukul 05:00 WIB, Kamis (15/12). Baru terungkap semua kasus tersebut.

Kapolres kepada wartawan mengatakan, korban masih mengalami trauma berat, dan saat ini masih di rawat di Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya di Ujong Patihah.

Sedangkan dua pelaku yang diduga terlibat dalam perampokan tersebut, sudah diamankan ke Mapolres Nagan Raya di Suka Makmue guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku melihat korban sering membawa uang ke tempat kerja dalam jumlah besar, sehinga mereka berniat jahat untuk merampok uang teman sekeja itu dengan memukul korban di kepala, dan muka dengan mengunakan kayu,” kata Kapolres Mirwazi.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan dua potong kayu, dan satu skop yang diduga digunakan pelaku dalam memukul korban hinga kritis. Pengakuan korban, uang miliknya yang dirampok sebanyak Rp50 juta. Tapi ditemukan bersama tersangka yang sudah disembunyikan di dua termpat terpisah Rp 38. 304.000.

“Setelah melakukan perampokan, mereka membagikan uang, Am mendapat bagian Rp 14.604.000,- sedangkan Sdm Rp 23.700.000,-. Uang tersebut sudah ditanam oleh masing-masing pelaku yang tidak jauh dari rumahnya,” kata Mriwazi.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 jonto pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan hukuman 10 tahun penjara,” pungkas Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Burhanuddin, dan Kapolsek Kuala, Ipda Saiful Bahri. (ibr/slm)