Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 17 Dec 2016 10:02 WIB ·

13 Ribu Warga Miskin Tempati Rumah Tak Layak Huni


 TIDAK LAYAK HUNI: Rumah warga miskin dari 27 kecamatan di Aceh Utara, dalam kondisi tidak layak huni masyarakat berharap Pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Utara peduli akan nasib merek, Aceh Utara, Jumat (16/12).
ARMIADI/RAKYAT ACEH Perbesar

TIDAK LAYAK HUNI: Rumah warga miskin dari 27 kecamatan di Aceh Utara, dalam kondisi tidak layak huni masyarakat berharap Pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Utara peduli akan nasib merek, Aceh Utara, Jumat (16/12). ARMIADI/RAKYAT ACEH

ACEH UTARA (RA)– Sekitar 13 ribu warga miskin dari 27 kecamatan di Aceh Utara, selama ini masih menempati rumah-rumah tidak layak huni dan masih jauh dari standar kesehatan.
Plt Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, yang dikonfirmasi Rakyat Aceh, (16/12) kemarin, membenarkan, saat ini masih ada 13 ribu rumah warga miskin di Aceh Utara, yang tidak layak huni.

Rumah warga miskin itu hanya berlantai tanah, beratap daun rumbia, dinding tepas dan bambu serta ada sebagian tanpa penerangan listrik. Tentunya, minimal untuk membangun rumah layak huni dengan type 36 plus akan menghabiskan biaya sebesar Rp 65 juta.

Kata dia, pihaknya terus berupaya membangun rumah dhuafa atau rumah miskin sesuai kemampuan keuangan daerah Aceh Utara dan dibantu oleh Baitul Mal serta dana Otsus Aceh.
“Dalam setahun itu hanya mampu dibangun 300 unit rumah warga miskin yang layak huni. Kalau kita hitung dengan kebutuhan rumah 13 ribu unit lagi maka perlu 40 tahun lebih baru siap membangun rumah tersebut,”ucapnya.

Menurut dia, solusi yang harus ditempuh adalah dengan mengandalkan dana otsus Provinsi Aceh, minimal dalam setahun dapat dialokasikan Rp 1 triliun dana untuk pembangunan rumah warga miskin di Aceh. “Jadi dana itu dapat dibagikan ke 23 kabupaten/kota dan Aceh Utara termasuk paling banyak rumah warga miskin, maka harus banyak dibantu oleh Provinsi,”ungkap Muhammad Jamil.

Sebut dia, gubernur dan DPR Aceh harus turun tangan, agar banyak mengalokasikan dana Otsus untuk pembangunan rumah dhuafa di Aceh, yang benar-benar dibutuhkan. (arm/min)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PT PIM Salur Bantuan untuk Korban Angin Kencang

23 July 2024 - 20:10 WIB

The Gayo Institute Terbitkan Buku Introspeksi Karya Penyair Aceh

23 July 2024 - 06:22 WIB

Baru Menjabat, Kapolres Aceh Utara Ziarah ke Makam Pahlawan Cut Nyak Meutia

21 July 2024 - 06:07 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Pj Walikota Resmikan Kantor KB Bank Syariah Lhokseumawe

15 July 2024 - 14:57 WIB

Bhakti Sosial Kejari Lhokseumawe dan PLN di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

15 July 2024 - 14:34 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE