Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 17 Dec 2016 09:49 WIB ·

HTI Desak Pemerintah Selamatkan Warga Aleppo dari Rezim Assad


 ist Perbesar

ist

Harianrakyataceh.com – Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat menggelar aksi solidaritas untuk warga Aleppo, Suriah.

Dalam orasinya, mereka mengecam tindakan militer Suriah yang dibantu sekutunya Russia merebut kota tersebut dari pihak pemberontak.

”HTI mengutuk keras tindakan rezim Bashar Assad dan sekutunya rezim Putin yang telah membantai rakyat Suriah di Aleppo tanpa perikemanusiaan sebagai tindakan biadab,” kata juru bicara HTI Jabar, Luthfi Afandi, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (16/12).

Selain diisi dengan orasi, massa pun membawa spanduk kecaman. Massa terlihat membentangkan sebuah spanduk dengan ukuran besar berwarna merah bertuliskan “Stop Kebiadaban Rusia di Aleppo!”.

Masa yang beridiri dibelakang spanduk besar itu pun mengacung-ngacungkan poster yang berisi kecaman dan kutukan, “Stop!!! Kebiadaban Rezim Assad dan Rusia di Aleppo”, “Tentara Muslim!!! Dimanakah Kalian?! Ketika Umat Islam Aleppo Dibantai”.

Untuk mengatasi apa yang terjadi di Alepo, menurut pendapat Lutfi harus adanya campur tangan penguasa muslim.

Menurutnya, para penguasa muslim ini mempunyai kekuatan menggerakkan tentaranya untuk membangun kekuatan membebaskan Aleppo dari pembantaian rezim Assad dan Rusia.

“Kami menyerukan kepada umat muslim untuk sebisa mungkin membantu apapun yang bisa dilakukan, apa yang bisa dikerjakan, kerjakan,” tandasnya.

Massa yang datang dengan bendera HTI berwarna hitam itu pun, mengecam para penguasa muslim yang menurut pandangan mereka hingga saat ini masih diam. Sebut Luthfi, mereka diam menyaksikan saudara muslimnya yang dibantai, diperkosa dan mengubur anggota keluarga mereka.

Terutama negara-negara muslim yang berbatasan dengan suriah seperti Yordania, Arab Saudi, dan Turki.

“Kami menyayangkan sikap para penguasa muslim ini, kemana tentara mereka, tentara itulah yang seharusnya mereka kerahkan untuk menolong saudara kita di Aleppo” imbuhnya.

HTI pun mendesak seluruh pemimpin negara muslim, termasuk Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, untuk mengirimkan tentara ke Suriah.

Tujuannya untuk melawan rezim Bashar Assad dan sekutunya agar umat muslim di Aleppo bisa kembali hidup damai.

”Masalah di Suriah ini tidak hanya bisa selesai dengan mengirim obat-obatan, mengirim makanan. Masalah Suriah akan selesai ketika kaum muslimin, ketika penguasa muslim mengirimkan tentara ke sana,” tutur dia.

”Pemerintah harus ambil peran dalam mengani sekaligus menyelamatkan kaum muslim di Aleppo. Sebagai Negara muslim terbesar Indonesia harus bisa mengirim kekuatan militernya,” imbaunya. (ign/dil/jpnn)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Yah Fud Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 18:04 WIB

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

Trending di Uncategorized