Dua Pelaku Maisir Dieksekusi Cambuk

ACEH UTARA (RA) – Pelaksanaan uqubat cambuk kembali digelar di Aceh Utara. Kali ini dua terpidana dieksekusi cambuk, dikarenakan kedapatan melakukan perjudian (maisir). Prosesi uqubat berlangsung di Lapangan Upacara Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (22/12).

Dua terpidana diketahui bernama Efendi Muhammad dan Basri asal Kecamatan Dewantara, masing-masing mendapat empat kali cambukan. Hal itu setelah dikurangi masa tahanan, dimana keduanya telah menjalani kurungan tiga bulan penjara.

“Pelaksanaan eksekusi cambuk sesuai perintah dan putusan Mahkamah Syariah Lhoksukon pada 16 November 2016. Mahkamah Syariah Lhoksukon memvonis kedua terhukum sebanyak 7 kali cambuk dipotong masa tahanan selama tiga bulan, jadi mereka hanya mendapat empat kali cambuk,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Jabal Nur melalui Jaksa penuntut umum Feryando, juga sebagai eksekutor cambuk.

Dijelaskan, adapun eksekusi cambuk dilakukan tersebut, merupakan ketiga kalinya dalam kurun waktu tahun 2016. Adapun bagi pelanggar Qanun Syariat Islam itu, setelah menjalani hukuman cambuk mereka langsung dibebaskan karena telah menjalani seluruh vonis hakim.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara, H Usman, menyebutkan sepanjang tahun ini, pihaknya telah melaksanakan tiga kali eksekusi hukuman cambuk.
Amatan di lapangan, kegiatan itu juga menyita perhatian masyarakat di kawasan tersebut. Kegiatan itu juga dihadir Kepala Satpol PP & WH Aceh Utara, Fuad Muktar, Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata, Kepala Dinas Syari’at Islam, H. Usman, Ketua Mahkamah Syar’ah, AL Azhar, serta tokoh agama di Aceh Utara. (val/agt/min)