Peringatan 12 Tahun Tsunami di Taman Ratu Safiatuddin

Plt Gubernur Aceh Mayjen TNI (Purn) Soedarmo sampaikan kata sambutan FOTO FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Dalam rangka memperingati 12 tahun Tsunami Aceh, Pemerintah Aceh menggelar Zikir bersama dan memberikan santukan kepada 600 anak yatim yang dilaksanakan di Taman Ratu Safiatuddin, Ahad (25/12).

Pelaksana tugas Gubernur Aceh Soedarmo dalam sambutannya menyampaikan, dalam kehidupan, manusia tidak pernah lepas dari berbagai cobaan dan tantangan termasuk musibah bencana alam.

“Tantangan dan musibah ini harus kita hadapi bersama dengan sabar dan tawakkal kepada Allah SWT,” kata Soedarmo.

Soedarmo mengatakan, musibah yang menimpa masyarakat Aceh merupakan cobaan dari Allah SWT. “Kita harus instrospeksi dan evaluasi apakah tantangan dan cobaan ini merupakan kelalaian dari kita semua sehingga kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT”.

Soedarmo mengatakan, Aceh juga tidak luput dari musibah dan cobaan. Salah satunya adalah bencana tsunami 12 tahun silam. Baru baru ini kata Soedarmo, musibah banjir juga terjadi di beberapa wilayah di Aceh.

“Musibah yang terakhir yang masih belum terhapus dari ingatan kita adalah bencana gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie dan Biruen 7 desember lalu,” ujar Soedarmo.

Pada kesempatan tersebut, Seodarmo mengajak masyarakat untuk memetik hikmah dari berbagai musibah yang terjadi di Aceh dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk bermuhasabah, memperbanyak kebajikan dan memperkuat solidarits serta kebersamaan.

“Melalui zikir bersama, kita berdoa agar Aceh terhindar dari berbagai musibah dan cobaan,” kata Soedarmo.

Selain zikir bersama, juga dilakukan kenduri dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Zikir bersama tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, Satuan Kerja Perangkat Aceh, masyarakat dan Anak Yatim. (ril)