Serunya Debat Kandidat Pilkada Aceh

DEBAT KANDIDAT : Enam pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012 - 2022 mengikuti debat kandidat.

BANDA ACEH (RA) – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh gelar debat kandidat terbuka calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Kegiatan ini diikuti enam pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017 – 2022, yakni Zaini Abdullah-Nasaruddin, Zakaria Saman-Teuku Alaidinsyah, Abdullah Puteh – Sayed Mustafa. Berikutnya, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, Muzakir Manaf-TA Khalid,

“Saya kira jalannya debat kandidat sangat oke. Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Misalnya (penjelasan-red) menyangkut program kerja,” kata Saifuddin usai acara debat kandidat kepada Rakyat Aceh di Hermes Hotel Banda Aceh, Kamis malam (22/12).

Ia mengatakan, seharusnya dalam menyampaikan dan menjelaskan hal itu para pansangan calon (Paslon) tidak perlu panjang lebar, namun langsung ke intinya.

“Semestinya tidak perlu banyak basa-basi, jadi langsung saja (ke intinya-red). Karena waktu yang disediajkan sangat sedikit,” katanya.

Ia meyakini, dengan waktu yang minim itu jika para Paslon lebih giat berlatih akan memberikan hasil yang lebih baik, bahkan dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat untuk memilih mereka.

“Saya yakin, waktu yang sedikit itu kalau meraka berlatih lagi mereka akan dapat memberikan sesuatu keyakinan kepada masyarakat untuk memilih mereka,” sebutnya.

Saifuddin menuturkan, adanya debat kandidat terbuka yang diadakan oleh KIP Aceh itu, belum memberikan pengaruh yang signifikan kepada masyarakat untuk menentukan pilihannya.

“Saya kira dengan menonton debat pertama ini, tidak terlalu tinggilah harapan bahwa masyarakat akan langsung memutuskan pilihannya. Nanti kan ada kampanye, ada debat kedua, ada debat ketiga. Jadi saya kira peluang bagi masyarakat untuk menilai itu masih terbuka,” ungkapnya.

Saifuddin berharap, kedepan masyarakat agar bisa lebih aktif melihat dan memperhartikan kegiatan para Paslon, sehingga nantinya tidak bingung menentukan pilihannya.

“Karena itu masyarakat juga bisa lebih aktif mamantau kegiatan-kegiatan politik yang dilakukan oleh para pasangan calon, sehingga bisa memutuskan dan menetapkan yang terbaik dalam pandangan mereka,” tuturnya. (mag-68)