Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 28 Dec 2016 06:28 WIB ·

Waduh, Dana Desa Aceh Utara Rp199 Miliar Kok Belum Cair


 Kepala DPKKD Aceh Utara, M. Nasir, Perbesar

Kepala DPKKD Aceh Utara, M. Nasir,

ACEH UTARA (RA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, hingga saat ini belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) tahap kedua dengan angka hampir Rp 200 miliar bersumber dari APBN 2016. Akibatnya, 852 gampong dari 27 kecamatan di Aceh Utara, tidak dapat melaksanakan proyek pembangunan tahap kedua mereka.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Utara, M. Nasir, yang dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, juga membenarkan, dana desa tahap kedua sebesar Rp 199 miliar lebih masih belum disalurkan kepada rekening desa.

“Itu disebabkan, Pemerintah Pusat belum mengtransfer dana desa tahap kedua ke rekening kas daerah Aceh Utara. Sehingga kita tidak bisa melanjutkan transfer ke rekening masing-masing desa di Aceh Utara,”ucap M. Nasir

Sebut dia, sejauh ini belum jelas jadwal transper dari Pusat ke daerah Aceh Utara, tapi informasinya akhir tahun di transfer. “Kita sudah menunggu sejak tanggal 1 sampai 15 Desember, tapi belum juga di tranpser dana desa tahap kedua. Alasannya tidak diberikan tau secara jelas, mungkin disesuaikan dengan kondisi keuangan negara,”ungkapnya.

Menurut dia, jika dana desa belum ditransfer yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maka secara otomatis pembangunan juga akan terkendala. Apalagi, jika ada desa yang telah melaksanakan pembangunan tahap kedua dari dana desa.

“Jadi total dana desa untuk Aceh Utara, tahun 2016 dari APBN sebesar Rp 498 miliar lebih. Tahap pertama yang sudah ditransfer 60 persen senilai Rp 299 miliar lebih dan untuk tahap kedua yang belum ditransfer 40 persen yakni sebesar Rp 199 miliar lebih,” jelasnya.

Selain itu, sambung dia, sebenarnya proses transfer dana desa dari Pemerintah Pusat ke daerah sudah terlambat. Mengingat waktu beberapa hari lagi sebelum tutup buku pada 31 Desember 2016, sehingga proses pencairannya juga tidak cukup waktunya. “ Bank Aceh juga butuhkan waktu untuk mentransfer dana desa ke rekening desa sejumlah 852 gampong di Aceh Utara, kan tidak mungkin dalam sehari bisa mengtransfer semua dana tersebut,”katanya.

Namun, dia berharap jika pun tidak cukup waktu yang penting dana desa itu dapat segera ditransfer dalam Pemerintah Pusat ke rekening kas daerah Aceh. Karena bisa ditransfer ke rekening desa pada tahun 2017. Dengan catatan setiap desa dapat membuat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong, terhadap sisa dana yang belum ditransfer dan termasuk anggaran untuk 2017. (arm/min)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Pj Walikota Resmikan Kantor KB Bank Syariah Lhokseumawe

15 July 2024 - 14:57 WIB

Bhakti Sosial Kejari Lhokseumawe dan PLN di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

15 July 2024 - 14:34 WIB

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Padang Sakti

14 July 2024 - 21:30 WIB

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Coklit di Lhokseumawe Tuntas, 202 Pemilih Tidak Lagi Memenuhi Syarat

14 July 2024 - 16:28 WIB

Koramil Sawang Bantu Paket Sambako untuk Warga Kurang Mampu 

13 July 2024 - 11:24 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE