Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 2 Jan 2017 05:42 WIB ·

WNA India Paling Banyak di Batam


 BATAM  FOTO JPNN.COM Perbesar

BATAM FOTO JPNN.COM

RAKYAT ACEH (RA) – Wilayah Batam merupakan salah satu daerah yang paling banyak terdapat warga negara asing (WNA).

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Teguh Prayitno mengatakan, total saat ini ada 3258 WNA. Mereka terdiri dari 2.844 orang laki-laki dan 414 orang wanita, dimana kebanyakan yang mengajukan izin tinggal ini merupakan tenaga kerja asing (TKA).

“Ini tak semuanya TKA, karena ada beberapa yang membawa keluarga juga di Batam,” kata Kepala Imigrasi kelas I khusus Batam, Teguh Prayitno,

Dia merinci WNA yang mengajukan izin tinggal terbatas (Kitas) sebanyak 2.679 orang, terdiri dari 2.285 laki-laki dan 394 wanita.

Sementara itu yang mengajukan izin tinggal tetap (kitap) sebanyak 47 orang, dengan rincian 37 orang laki-laki dan 10 orang wanita.

Sedangkan WNA yang mendapatkan izin tinggal kemudahan khusus keimigrasian (Dahsuskim) sebanyak 508 laki-laki.

“WNA paling banyak tinggal di Batam itu peringkat pertama diduduki oleh India sebanyak 699 orang, lalu Singapura 469 orang, Cina 416 orang, Malaysia 393 orang dan Filipina 286 orang,” ucap Teguh.

Walau banyak yang mendapat izin tinggal, Teguh mengatakan pihaknya juga banyak melakukan deportasi terhadap para WNA. Selama 2016 ini, sedikitnya ada 107 WNA yang dideportasi dengan kasus yang beragam.

“Pelanggaran izin tinggal, melanggar aturan keimigrasian dan juga ada TKA yang kami deportasi juga,” ungkapnya.

WNA paling banyak bermasalah itu yakni antara lain dari India sebanyak 26 orang, Singapura 23 orang, disusul oleh Cina 10 orang serta

Malaysia sebanyak 10 orang. Lalu WNA asal Vietnam sebanyak tujuh orang.

Ke depan, Teguh berjanji akan meningkatkan pengawasan serta koordinasi dengan berbagai pihak. Sehingga permasalahan keimigrasian ini bisa ditangani secara optimal.(bon/jpnn/mam/JPG)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ini Alasan Joe Biden Mundur dari Kandidat Capres Amerika 

22 July 2024 - 15:51 WIB

Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar: Pemasangan Bendera ‘Memudar’

22 July 2024 - 15:10 WIB

Kata Kakanwil Meurah Budiman Usai UPP Satgas Saber Pungli Aceh Lakukan Audiensi Dengan Pj. Gubernur Aceh

22 July 2024 - 15:07 WIB

Brigjen Armia Fahmi Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri di SPN Polda Aceh

22 July 2024 - 13:40 WIB

Korban Laka Lantas di Aceh Didominasi oleh Pelajar dan Mahasiswa

22 July 2024 - 09:49 WIB

Selain Penindakan melalui ETLE, Ops Patuh Seulawah juga Fokus pada Sosialisasi, Terutama kepada Pelajar

21 July 2024 - 22:31 WIB

Trending di UTAMA