PEMBOBOLAN: Petugas security BRI Unit Kota Tapaktuan memperlihatkan kondisi ATM mengalami kerusakan paska percobaan pembobolan, Aceh Selatan, Selasa (3/1). SUDIRMAN HAMID/RAKYAT ACEH

TAPAKTUAN (RA) – Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BRI Unit Kota Tapaktuan yang ditempatkan di samping kantor bank yang berada di Jalan Merdeka, Gampong Pasar, Tapaktuan, nyaris dibobol orang tidak dikenal (OTK), Selasa (3/1).

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi, SIK menyebutkan, percobaan pembobolan ATM pertama kali diketahui penjaga malam, M. Yusuf (45), warga Dusun Ujung Pasir, Gampong Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, sekira pukul 05.00 WIB.

Kepada polisi Yusuf mengaku, ketika bangun, dia melihat bilik mesin ATM dari ruang dalam. Ada seorang pria menggunakan helm di dalam kamar ATM. Namun Yusuf tak curiga, karena menduga pria tersebut nasabah yang sedang bertransaksi.

“Di sela-sela membersihkan kantor, saksi mendengar suara mencurigakan dari dalam bilik ATM. Dia kemudian melakukan pengecekan dan ke luar menyelidiki. Dia melihat seorang pria menggunakan helm merah dan jaket lari ke arah kantor PWI dan menghilang dalam kegelapan melalui lorong rumah makan Sony,” ujar Kapolres.

Meski sempat mengejar, namun karena takut, kata Kapolres, M Yusuf kembali ke kantor dan melihat kondisi mesin ATM yang terlihat rusak pada bagian luar. “Pelaku tidak berhasil menguras uang dalam ATM,” katanya.

“Paska kejadian, saksi melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan BRI. Tidak lama berselang, Kapolsek Kota Tapaktuan, AKP Mustafa bersama personel datang ke lokasi melakukan penyelidikan dan mengamankan lokasi. Pukul 08.00 WIB, Polres Aceh Selatan menurunkan tim untuk malakukan identifikasi pada box ATM,” terang Kapolres.

Disebutkan, jajaran Polres Aceh Selatan mengamankan barang bukti (BB) merupa satu unit aepeda motor merk Honda Revo warna hitam, nomor polisi BL 4359 ER yang ditinggalkan di seputaran lokasi. Ciri-ciri pelaku, postur tubuh kurus tinggi, menggunakan jaket dan celana hitam serta helm merah.

“Polisi terus melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk memburu pelaku. Barang bukti yang diamankan menjadi petunjuk awal dalam merungkap kasus ini,” tandas Achmadi.
Menurut warga setempat, aksi percobaan pembobolan ATM milik BRI Unit Tapaktuan dilakukan usai azan Subuh. Masyarakat tidak mengetahui kalau orang yang masuk ATM tersebut berniat jahat. Begitu mengetahui ada aksi pembobolan ATM, warga sepaturan heboh.

“Kalau orang masuk ke bilik ATM ada saya lihat, tetapi tidak memperhatikan apa yang dilakukan. Saya terkejut mengetahui ada yang coba membobol ATM. Semoga pelaku berhasil ditangkap polisi,” kata Adi, penjaga toko Multi Disc Tapaktuan yang mangkal di depan BRI Unit. (dir/ara)