Longsor Timbun Jalan, Waspada Lintasi Kawasan Singah Mata

LONGSOR: Babinsa posramil Beutong Ateuh Banggalang membantu warga melintasi tanah longsor, Nagan Raya, Rabu (4/1). FOR RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Hujan lebat telah menyebabkan longsor serta pohon tumbang di kilometer 55, kawasan Gunung Singgah Mata, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, jelang dini hari, Rabu (4/1). Akibat peristiwa itu belasan pengguna jalan terjebak, tak dapat melanjutkan perjalanannya.

Lintasan itu menghubungkan Takengon (Aceh Tengah), Jeuram (Nagan Raya) dan Meulaboh (Aceh Barat). Longsor menutup jalan sepanjang 10 meter, namun hingga kemarin siang, belum ada alat berat yang didatangkan hingga jalur tersebut lumpuh total.

Rustam Effendi, Camat Beutong Ateuh Banggalang mengatakan, pihaknya sudah melaporkan terjadinya tanah longsor ke pihak berwenang. Ia berharap segera dikirimkan petugas membersihkan timbunan di jalan.

Menurutnya, warga dan personel Kodim 0116 serta Polres Nagan Raya terus berupaya membersihkan jalan. “Saya sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengirimkan alat berat ke lokasi guna membersihkan tanah longsor dan pohon tumbang tengah jalan itu,” kata Rustam Effendi.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Nagan Raya, T Rahmadsyah mengatakan, tim relawan BPBK sudah menuju lokasi tanah longsor dan pohon tumbang.

“Tim relawan BPBK bersama masyarakat sudah menuju lokasi dengan membawa pemotong kayu dan cangkul untuk membersihkan pohon di kawasan gunung Singgah Mata,” kata T Rahmadsyah.

Tarmalan, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya, mengatakan sebenarnya jalan lintasan Takengon Nagan Raya itu merupakan tangung jawab provinsi, pihaknya sudah melaporkan terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang ke pihak terkait.

Pihaknya sudah perintahkan petugas untuk membawa satu unit alat berat. “Satu unit alat berat sedang dibawa petugas ke lokasi untuk mengatasi tanah longsor dan pohon tumbang, guna mempercepat proses transportasi masyarakat yang sudah terjebak longsor tersebut,” katanya.

Letkol Kav Moch. Wahyudi, Dandim 0116 Nagan Raya, mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk menurunkan babinsa. Menurutnya longsor memenuhi badan jalan sepanjang 10 meter.

“Saat ini babinsa posramil Beutong Ateuh Banggalang sedang siaga di lokasi sambil menunggu datangnya alat berat. Akses jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, itupun harus bersusah payah karena gembur dan licinnya tanah akibat hujan,” kata Dandim.(ibr/mai)