Pesan Mualem Kepada Kader Lompat Pagar

Muzakir Manaf

BLANGPIDIE (RA) – Ketua Dewan Pimpinan Aceh Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (DPA KPA/PA), Muzakir Manaf (Mualem) memberi waktu hingga 1 Februari kepada kader KPA/PA untuk kembali ke rumah.

“Bila tidak, saya akan memberi sanksi tegas. Mari bersatu kembali dalam tubuh KPA/PA,” kata Mualem, di lapangan Pulau Kayu, Susoh, Sabtu (7/1).

Keberadaan Mualem di kawasan itu dalam rangka deklarasi akbar dan pengukuhan tim pemenangan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf-Ir TA Khalid, MM dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Erwanto, SE, MA-Muzakir ND, S.H.I.

Ancaman Mualem itu khusus ditujukan kepada para pejuang KPA/PA yang ada di Abdya, termasuk kader partai yang sedang menjabat Wasekjen. “Saya tidak mau tahu siapaun dia, apakah Wasekjen, apakah bupati, bila melanggar akan saya ambil sanksi tegas bila tidak kembali ke PA dan KPA,” ucap Mualem.

Bukan hanya itu, Mualem juga mengancam balik orang yang telah menghancurkan PA di Kabupaten Abdya bila tidak kembali bersatu.

Pernyataan Mualem itu terkait adanya permintaan Ketua KPA/PA Abdya Tgk Abdurahman Ubit yang meminta agar Mualem segera memecat kader KPA/PA yang menghancurkan PA. Pernyataan itu disampaikan sebelum Mualem memberi sambutan.

Selain soal itu, Mualem di hadapan ribuan massa yang memadati lapangan Pulau Kayu juga mengaku akan memenuhi seluruh janji yang pernah diucapkan pada kampanye 2012 silam di Abdya.

“Bila saya menang akan saya tebus dosa yang pernah saya ucapkan di Abdya dulu,” katanya.

Bukan saja itu, Mualem juga menyatakan Isya Allah jita menang, dirinya siap membantu Abdya dengan catatan Erwanto menang. Karena Abdya dengan Banda Aceh tidak ada rintangan. “Apa yang diminta Abdya akan saya penuhi, termasuk soal anggaran,” tegasnya. (ria/ara)