ILUSTRASI

BLANGPIDIE (RA) – Mantan Kadistannak Aceh Barat Daya (Abdya) Maswadi, SP yang kini tercatat sebagai staf di Pemerintan Aceh masih menguasai mobil dinas Toyota Hillux jenis single cabin 4×4 milik Pemkab setempat.

Plt Sekda Abdya Drs Thamrin kepada Rakyat Aceh Selasa (10/1), membenarkan mantan Kadis Pertanian dan Peternakan (Kadistannak) Abdya belum mengembalikan mobil dinas yang dipakai saat Maswadi menjabat Kadisannak Abdya lalu.

“Pemkab sudah surati agar mobil yang sudah dua bulan lebih dikuasai untuk segera dikembalikan,” ujarnya.

Dijelaskan, surat tersebut sudah dilayangkan seminggu lalu atas perintah Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin, untuk segera ditarik, namun belum juga dipatuhi.” Bila dalam waktu dekat ini belum juga dikembalikan maka akan kita turunkan Satpol PP untuk menyitanya,” tegas Thamrin yang juga menjabat Kapala Badan Keuangan Abdya.

Thamrin mengaku, telah meminta secara lisan agar mobil diserahkan. Namun Maswadi berkilah dengan alasan bukan bupati yang memintanya. “Kini bupati sudah perintahkan dengan surat resmi tetapi belum juga dikembalikan,” tegasnya.

Maswadi sendiri diberhentikan dari jabatan kadistannak Abdya pada tanggal 28 Oktober 2016 lalu. Jabatan kosong diisi oleh Sekretarisnya Jasmadi. Namun dalam serah terima jabatan Maswadi tidak menyerahkan aset daerah berupa mobil dinas.

Mobil warna hitam itu merupakan bantuan Otsus 2015 jenis Toyota Hillux Single cabin 4×4 yang diperuntukkan kepada kepala bagian (kabin). Sejak mobil kepala dinas Toyota dauble cabin kecelakaan menabrak taman di Kabupaten Nagan Raya hingga masuk bengkel, Maswadi saat itu menggunakan mobil toyota hillux tersebut sebagai mobil operasional kepala dinas.

Maswadi yang dihubungi Rakyat Aceh menyatakan, mobil tersebut telah dikembalikan kepada kabid, namun dirinya tidak meyebutkan kabid mana yang diserahkan.”Tidak ada urusan lagi dengan saya mobil itu karena sudah saya serahkan kepada kabid,” tegas Maswadi sambil menutup sambungan handphone.
Saat dihubungi kembali untuk meminta kejelasan kabid mana yang diserahkan mobil. Maswadi tidak mengangkat Hp-nya meski sambungan telepon tersambung.

Sementara salah satu Kabid di Dinas Tanaman Pangan Abdya yang dulu Distannak Hamdan, SP kepada Rakyat Aceh membantah bahwa mobil tersebut telah diserahkan. “Belum diserahkan, malah malam ini kami akan ambil di Banda Aceh,” ujarnya singkat. (ria/slm)