Plt Bupati Simeulue, Hasrul Edyar, uji coba kapal pengangkut ikan di Kompleks Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI), Selasa (10/1). AHMADI/RAKYAT ACEH

SIMEULUE (RA) – Satu unit fasilitas cool stroge penyimpan dan penampungan ikan segar dengan kapasitas 80 ton mulai beroperasi di kompleks Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI).

Pemerintah Kabupaten Simeulue bekerjasama dengan PT Prima Pangan Madani Food, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang usaha perikanan laut dan darat untuk memberikan kemudahan bagi nelayan menyimpan hasil tangkapan.

“Alhamdulillah, setelah ada perusahaan yang bergerak dibidang perikanan, maka fasilitas cool stroge kapasitas 80 ton ini, mulai dioperasikan dan difungsikan, sehingga nantinya dapat menampung ikan hasil tangkapan nelayan kita,” kata Plt Bupati Simeulue Hasrul Edyar, didampingi sejumlah pejabat terasnya, saat meninjau kesiapan mesin dan gudang, Selasa (10/1).

Dengan beroperasinya fasilitas yang mampu menampung ikan segar sekitar 80 ton itu, bupati berharap hasil tangkapan nelayan tidak terbuang dengan sia-sia, terutama pada saat hasil tankapan melimpah.

Dengan kemampuan 80 ton itu, kata Hasrul, pihak rekanan tidak hanya menampung ikan hasil tangkapan milik nelayan Simeulue, juga dapat menampung hasil tangkapan nelayan dari luar daerah, terutama nelayan yang beroperasi menangkap ikan di wilayah perairan Kabupaten Simeulue.

Pada kesempatan itu, Hasrul juga meminta rekanan agar tidak terlalu rendah membeli hasil tangkapan nelayan. “Kita minta pihak rekanan, saat menampung ikan nelayan, supaya tidak terlalu rendah, meskipun pada saat musim ikan sehingga nantinya pasokan ikan ke cool stroge kapasitas 80 ton tidak tersendat,” ucapnya.

Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue menyampaikan, sebelumnya fasilitas cool stroge kapasitas 80 ton itu, sempat tidak difungsikan selama 5 tahun, sehingga terjadi kerusakan yang serius, yang kemudian diperbaiki teknisi PT Prima Pangan Madani Food.

“Selama lima tahun tidak berfungsi dan telah rusak, namun setelah diperbaiki pihak rekanan, kini kondisinya telah 100 persen dan siap dioperasionalkan”, kata Ibrahim.

Dirincikan, untuk memenuhi kebutuhan ikan cool stroge kapasitas 80 ton itu, hasil estimasi sementara DKP Simeulue, dalam satu hari hari, nelayan Simeulue mampu menangkap ikan sekitar 30 ton dan belum termasuk ikan tawar.

Untuk mendukung pengoperasian fasilitas cool stroge kapasitas 80 ton, Pemkab Simeulue juga mengerahkan satu unit armada kapal pengangkut ikan dengan kemampuan daya angkut sekitar 40 ton, yang dilengkapi fasilitas pendingin dan pabrik es mini. (ahi)