Jembatan Plat Beton di Alue Udeng Ambruk

Anak-anak bermain di jembatan yang ambruk di Gampong Alue Udeng, Kecamatan Peusangan, Bireun, Kamis (12/1). RAHMAD HIDAYAT/RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA) – Jembatan plat beton di pedalaman Kecamatan Peusangan tepatnya di jalan utama Gampong Alue Udeng tembus ke Kecamatan Juli, patah dan ambruk. Informasi diperoleh Rakyat Aceh, sebelum rusak berat bagian pinggir jalan sebelah timur jembatan itu awalnya longsor pasca diguyur hujan. Berselang dua hari kemudian tepatnya Selasa (10/1) pukul 23.30 WIB jembatan plat beton berukuran 5 meter x 4,5 meter itu patah dan ambruk sehingga tidak bisa dilalui kenderaan roda empat dan sejenis.

“Tim dari dinas PU, Rabu (11/1) sore sudah datang kelokasi melihat kondisinya dan belum bisa langsung dibangun,” kata Keuchik Alue Udeung Tarmizi ditanyai Rakyat Aceh, Kamis (12/1) pagi melalui telepon seluler.
Ambruknya jembatan menganggu arus transportasi di jalur alternatif menghubungkan antar desa di kecamatan Peusangan dan Peusangan Selatan, Juli dan jalan terdekat menuju ke Kota Bireuen itu.

Saat ini lokasi tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor, sementara mobil mau ke Alue Udeng harus mutar jalan 7 Km dari Cot Ijue Peusangan. Jika masuk dari jalan simpang Gunci Km 6 Juli ke Alue Udeng sekitar 4 Km, terang keuchik.
“Kemaren sudah saya perintahkan staf teknis turun dan menganalisa langkah-langkah yang mungkin kita lakukan untuk penanganan sesuai tupoksi BPBD,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Farhan Husen,SE,.MM ditanyai Rakyat Aceh, Kamis (12/1) pagi. (rah/min)