Kerahkan Heli dan Kapal WNA Belum Ditemukan

PENCARIAN WNA: Patugas Basarnas mencari WNA hilang di Pulau Banyak menggunakan helikopter, Aceh Selatan, Kamis (12/1). AHMADI/RAKYAT ACEH

SIMEULUE (RA) – Operasi gabungan pencarian dan penyisiran dua WNA asal negara Jerman dan Belgia, di kawasan Pulau Banyak, ditingkatkan dengan melibatkan helikopter Basarnas.
Lina Kall (perempuan) dan Yvan Ghislain Nico Meers (laki-laki) yang dinyatakan hilang sejak 7 Januari 2016. Keduanya diduga hilang di wilayah pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, atau sekitar 80 mil laut dari Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue.

R Kenedi (Koordinator Pos Basarnas Simeulue) dan Dwi Hetno (Koordinator Pos Basarnas Meulaboh) membenarkan pencarian juga melibatkan helikopter jenis AW139, milik Basarnas yang berpangkalan di Medan, Sumatera Utara.
“Benar, untuk pencarian dua WNA itu di wilayah pulau Banyak, dengan mengerahkan dan melibatkan satu unit helikopter AW139 milik Basarnas,” kata R. Kenedi, Kamis (12/1).

Masih menurut Kenedi, pihak Basarnas Pos Simeulue, bersama TNI AL, telah mengerahkan satu unit Kapal Patkamla Pulau Teupah, milik Pangkalan TNI AL Simeulue, untuk operasian pencarian di perairan laut pulau Banyak.
Menurut Dwi Hetno, Upaya pencarian melalui udara itu, digelar sejak pukul 12.00-15.30 WIB. Namun hingga kemarin, belum ditemukan titik terang keberadaan dua WNA tersebut. Pencarian akan dilanjutkan hari ini.

Dwi menjelaskan pihaknya telah membuka posko induk operasi gabungan pencarian di pulau Banyak. Tim gabungan itu melibatkan personil Basarnas, Satgas SAR, TNI AL, TNI AD, dan warga setempat.
Danlanal Simeulue, Letkol Marinir Idha Muhammad Basri, memperkirakan operasi penyisiran di laut pulau Banyak akan dilakukan selama dua hari. “Hari ini (kemarin) kita kerahkan satu unit kapal Patkamla Lanal Simeulue ke wilayah perairan laut pulau Banyak, untuk pencarian dua WNA yang hilang itu,” katanya.

Sementara itu, Satgas SAR pulau Banyak Yudistira mengatakan melakukan pengerahan helikopter untuk observasi dan Kapal Patkamla Pulau Teupah.
Pihaknya meyakini bahwa kedua WNA Eropa tersebut sudah keluar dari pulau Banyak. Pihaknya sudah mempunyai data-data bahwa kedua WNA sudah keluar dari pulau Banyak. “Namun belum bisa kami rilis,” ungkapnya.
“Insya Allah dalam waktu dekat ini, SAR Aceh Singkil akan merilis lalu menyerahkan pada SAR Aceh. Lalu menyerahkan ke SAR Pusat untuk dilaporkan ke Kedubes Jerman dan Belgia,” ungkap Sekretaris Satgas SAR Pulau Banyak itu.(ahi/mag-74/mai)