Warga Antusias Saksikan Pacuan Kuda

Warga menyaksikan pacuan kuda tradisional di Bener Meriah, Kamis (12/1). MANSURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Meski cuaca panas, masyarakat Bener Meriah tetap antusias menyaksikan turnamen pacuan kuda tradisional yang memasuki hari ke empat di Lapangan Sengeda Kampug Kalang Rejo, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Kamis (12/1).
Salah seorang pengunjung Raminar (40) warga Bener Meriah dijumpai Rakyat Aceh mengatakan dia bersama keluarganya tidak ingin ketinggalan menyaksikan turnamen pacuan kuda yang hanya ada setahun sekali di Bener Meriah.

“Cuaca memang sangat panas namun untuk menyaksikan pacuan kuda kami rela membeli paying. Selain menonton kuda, kami juga dapat berbelaja dengan harga murah disini. Tahun ini pacuan kuda terlihat berbeda, kita dapat menyaksikan kuda berlari dari tribun yang tinggi,” ujarnya.

Warga lainya, Iwan (35) mengatakan, pacuan kuda saat ini berbarengan dengan musim panen kopi sehingga masyarakat Bener Meriah dan Aceh Tengah semakin banyak memadati lapangan pacuan kuda.
“Pacuan kuda sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, ramai dikunjugi masyarakat. Ini merupakan hiburan untuk rakyat. Kita berharap pada tahun ini panitia membuat acara yang berbeda seperti tahun sebelumnya” ujarnya.

Disamping itu juga, kedepannya para pengunjung berharap pemerintah dapat meningkatkan sistem pertandingan hingga bertaraf nasional seperti halnya perlengkapan joki baik berupa helm, sepatu dan lain sebagai untuk keselamatan para joki-joki cilik.
Sementara itu, Ketua Panitia Pacuan Kuda Haili Yoga Kepala Dinas Pariwisata mengatakan puncak acara pacuan kuda ramai dikunjungi warga Bener Meriah maupun pendatang dari luar seperti tahun sebelumnya diperkirakan pada hari Sabtu dan Minggu.

“Kita yakin tahun ini akan banyak pengunjung akan hadir di Lapangan Sengeda. Itu didukung aktifnya Bandara Rembele yang memudahkan orang datang ke Bener Meriah. Disamping itu juga, saat ini 1.778 masiswa juga sedang mengikuti KKN di Bener Meriah yang juga igin menyaksikan pacuan kuda,” ujarnya.

Disebutkan Haili Yoga, kendala yang ada yakni ketersediaan penginapan sehingga jika orang luar daerah datang ke Bener Meriah tidak memiliki tempat untuk menginap. Untuk mengatasi itu kedepanya, pihaknya melalui Dinas Pariwisata Bener Meriah akan memanfaatkan rumah warga sebagai tempat penginapan, melayani pengunjung di rumahnya layaknya hotel.
Disebutkannya, hal itu juga akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Bener Meriah dan menambah Pendapan Daerah “Semakin banyak yang datang ke Bener Meriah maka akan semakin bagus,” ucapnya. (mag-70/min)