Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 16 Jan 2017 09:57 WIB ·

37 Orang Tewas,Pesawat Kargo Jatuh di Atas Permukiman


 TRAGEDI: Runtuhan pesawat masih berada di lokasi kejadian. (Reuters) Perbesar

TRAGEDI: Runtuhan pesawat masih berada di lokasi kejadian. (Reuters)

Harianrakyataceh.com – Sebuah pesawat kargo Turki yang terbang dari Hongkong tidak sampai tujuannya. Pesawat tersebut jatuh di Kyrgyzstan dan membunuh setidaknya 37 orang. Sebagian besar korban adalah penduduk sipil yang kejatuhan pesawat tersebut.

Pesawat jenis Boeing 747 TC-MCL yang dioperasikan ACT Airlines itu hancur saat landing di tengah kabut pekat di Bandara Manas, 25 kilometer ibukota Kyrgyzstan, Bishkek. Setidaknya 15 bangunan yang berada di sekitar bandara hancur lebur dan korban juga terdiri atas anak-anak.

Pesawat dengan nomor penerbangan TK6491 itu memang harus berhenti di Manas sebelum menunju Istanbul di Turki. ”Pesawat TC-MCL kami yang terbang pada 16 Januari dari Hongkong ke Bishkek hancur saat mendarat di Bishkek di ujung landasan tanpa alasan yang jelas. Kami sedang menanti penyelidikan lebih lanjut,” ulas pernyataan yang dikeluarkan pihak maskapai.

Pesawat tersebut jatuh tak lama setelah pukul 07.30 waktu setempat di Desa Dacha-Suu. Itu adalah desa peristirahatan ternama di dekat badara. Jarak pandang mata memang buruk karena kabut tebal. Namun, penyebab kecelakaan pesawat yang sudah beroperasi selama 14 tahun itu masih belum jelas.

Seorang saksi mata mengatakan kepada AFP kalau pesawat itu jatuh menimpa rumah-rumah. Salah satu rumah dengan empat penghuninya yang merupakan satu keluarga tewas. ”Rumahnya rata dengan tanah. Banyak warga yang masih tidur saat itu,” kata saksi mata tersebut.

Ada laporan awal yang mengatakan ada seorang kru pesawat yang selamat. Pejabat setempat menyebutkan kalau setidaknya ada empat orang di dalam pesawat tersebut. ”Angka korban mungkin bakal lebih banyak. Tim penyelamatan sedang berjalan,” ujar Muhammed Svarov kepada AFP. (BBC/CNN/tia)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

WHO : Bencana Kemanusiaan di Sudan Semakin Memburuk, Harus Segera Diatasi

17 July 2024 - 15:11 WIB

Dua Dosen UIN Ar Raniry Diundang Seminar di Thammasat University Bangkok, Thailand

12 July 2024 - 17:45 WIB

Israel Bikin Murka PBB dan Kelompok Kemanusiaan Setelah Menghancurkan Terowongan Gaza

12 July 2024 - 16:03 WIB

Tega! Israel Buang Limbah ke Aliran Mata Air yang Digunakan Warga Palestina untui Minum

2 July 2024 - 15:57 WIB

Rumah Sakit di Gaza Tutup Akibat Krisis Bahan Bakar

1 July 2024 - 14:45 WIB

Fachrul Razi Bertemu Ketua Harian DPP Gerindra Prof Sufmi Dasco di Korea Selatan

1 July 2024 - 11:39 WIB

Trending di INTERNASIONAL