Cagub Aceh, Muzakir Manaf Tidak Ada Larangan Ulama Berpolitik

Calon bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib (tengah) foto bersama ulama dalam Muzakarah ke V di Ponpes Bustanul Huda, Paya Pasi, kecamatan Julok, Aceh Timur, Ahad (15/1). MAULANA/RAKYAT ACEH

ACEH TIMUR (RA) – Calon Gubernur Aceh, H.Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menandaskan tidak sepakat ulama tidak berada dalam kancah politik. Tidak ada yang melanggar ulama untuk berkiprah dalam politik, apalagi dengan tujuan membangun Islam.
“Siapa bilang ulama tidak boleh politik, keberadaan ulama dalam dunia politik lah yang membuat cita- cita perjuangan Aceh terwujud,” ungkap Mualem, dalam amanatnya saat membuka secara resmi Muzakarah Ulama IV, Minggu (15/1).

Mualem menyambut baik terlaksananya acara tersebut. Ketua KPA itu juga mengaku mendukung penuh program – program yang akan ditata oleh para ulama.
“Apapun diputuskan ulama nanti kita mendukung. Terlebih lagi jika hasil musyawarah ulama menjadi pendukung kita dalam membangun Aceh, terutama dalam membagun Akidah yang beritikad pada ahlisunnah waljamaah,” ujar Mualem.

Menurut Mualem, ulama merupakan petunjuk bagi umat. Barang siapa yang akan mengikuti langkah yang diperintahkan ulama maka akan selamat. Selain itu sebagai calon gubernur Aceh Mualem akan berjanji menandatangani surat apapun yang dikeluarkan oleh ulama.
“Insyaallah jika kedepan kami berada di pemerintahan, apa pun keputusan ulama kami tandatangani. Apalagi jika keputusan ulama itu sesuai dengan cita cita perjuangan yang telah kita perjuangkan selama ini,”pungkas Mualem.

Muzakarah Ulama V dihelat di pondok Pesantren Bustanul Huda didesa Alue Cek Doi, kecamatan, Julok, kabupaten Aceh Timur berlangsung alot. Dalam muzakarah itu ulama Aceh membahas persoalan kepentingan umat, seperti persoalan hukum tauhid dan fiqih sesuai dengan itikad ahlisunnah waljamaah.

Pembahasan itu dilakukan sejumlah ulama kharismatik Aceh semisal Tgk H Abu Cot girek, Abu Nisam Salis,Tu Bul qaini, Abu Wahab Matang Peureulak, Abati Matang Kruet, Walidi Peureulak, Ayah cot trueng, Waled Nu, Abu Blang Jruen,Aby Alue angen,Abu Paya Pasi , Abu Kruet lintang, Abon Kota Fajar, Abu Madinah, Abu serambi Mekkah, Waled bakongan,Abu Mustafa Aceh jaya serta Abu Khairuddin bakongan.

Puluhan ribu jamaah dari berbagai desa memadati dayah dipimpin ulama Kharismatik Aceh yaitu Tengku H Muhammad Ali atau dikenal Abu Paya Pasi. Muzakarah kali ini yang diusung dengan tema “mari kita amalkan itikad ahlisunnah waljamaah dalam setiap aspek kehidupan”.
Dalam kesempatan itu Mualem juga didampingi calon Wakil gubernur Aceh TA.Khalid, calon Bupati Aceh Timur H Hasballah M.Thaib, Rocky dan Syahrul Bin Syamaun. (mag-75/min)