BI Sosialialisasi Uang Rupiah Baru ke Kodam IM

Foto bersama Tim BI dan TNI Kodam IM

BANDA ACEH (RA) – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh sosialisasi uang baru NKRI ke prajurit Kodam Iskandar Muda, Rabu (18/1).

Tepat pukul 09.30 WIB gabungan tim FK3 dan FOK yang di dikomandoi langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Ahmad Farid bertandang langsung ke Kodam Iskandar Muda.

Ahmad Farid datang dengan gaya yang lantang menentang berita hoax yang menyebar di masyarakat saat ini, dimana keadaan sudah genting sampai pada tahap yang sudah sangat keterlaluan dan mengkhawatirkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Segera, Tim BI gesit menyerbu hoax dengan kebenaran informasi tentang uang NKRI yang baru mendarat di bumi pertiwi pada 19 Desember 2016. Sama seperti saudaranya silam, uang ini kala berada di masyarakat perlu 3D (Didapat, Disimpan, Disayang) setelah 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan di hadapan 150 (seratus lima puluh) orang prajurit TNI AD jajaran Kodam IM Provinsi Aceh yang hadir saat sosialisasi uang baru NKRI TE 2016.

Pada kesempatan itu, kepala KPwBI Provinsi Aceh, Ahmad Farid mengajak masyarakat dan anggota TNI AD untuk bersama-sama berupaya meredam dan menepis isu negatif atau berita hoax yang beredar di media sosial online dan masyarakat mengenai uang cetakan baru tahun emisi 2016.

Pada kesempatan tersebut, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin pun menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kedatangan Tim Komunikasi KPwBI Provinsi Aceh untuk mensosialisasikan mengenai uang baru NKRI tersebut.

Dalam hal Ini sinergi antar lembaga negara sangat diperlukan demi tegaknya NKRI yang salah satu simbulnya adalah Mata Uang Rupiah. Jadikan Uang Rupiah satu – satunya alat pembayaran yang sah di penjuru wilayah NKRI.

“Pada kesempatan ini saya mengajak para prajurit TNI AD dapat memahami secara langsung isu negatif yang kini dirasa mulai meresahkan masyarakat. Sehingga dengan adanya pengetahuan yang baru dari BI, TNI dapat turut serta mengambil peran dalam proses pencerdasan masyarakat. Dan juga bahwa isu negatif yang berkembang selama ini tidaklah benar dimana berita hoax yang beredar melalui Informasi Teknologi (IT) tersebut saat ini masih sulit dibendung,” ujar Ahmad Farid.

Sosialisasi yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB tersebut berjalan begitu akrab dan penuh kehangatan. Pegawai BI yang memandu sesi tanya jawab tidak sungkan-sungkan untuk mempersilahkan kepada seluruh Prajurit TNI AD yang hadir kala itu untuk menumpahkan segala pertanyaan maupun rasa penasarannya akan 11 (sebelas) nominal uang NKRI terbaru ini.

Harapannya, dengan adanya komunikasi yang terbuka baik secara informal sekalipun antara kedua belah pihak, segala macam kecurigaan atau dugaan-dugaan yang mengandung unsur negatif dapat segera ditepis saat itu juga. (ril)